
- Rupiah melemah 0,12% ke Rp17.812/US$ pada pembukaan Senin pagi, sejalan dengan tekanan terhadap mayoritas mata uang Asia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik AS–Iran.
- Pemerintah meluncurkan stimulus fiskal senilai total lebih dari Rp662 miliar dalam bentuk insentif PPN dan diskon transportasi untuk mendorong konsumsi domestik.
- Stabilitas rupiah jangka panjang lebih bergantung pada sentimen global dan respons kebijakan BI, yang kini menaikkan imbal hasil SRBI ke 7,74% guna mempertahankan daya tarik aset rupiah.
Halaman : 1 2