Rabu, 10 Jun 2026 - :
8 Jun 2026 - 15:41 | 368 Views | 1 Suka

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, BI Pastikan Intervensi Terus Berlanjut

3 mnt baca
  • Rupiah kembali tertekan hingga menembus Rp18.100 per dolar AS, seiring penguatan indeks dolar AS yang telah melampaui level psikologis 100.
  • Bank Indonesia menegaskan akan tetap hadir di pasar dan siap melakukan langkah intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar serta meredam gejolak yang berlebihan.
  • Meski cadangan devisa turun US$1,3 miliar pada Mei 2026, posisi devisa Indonesia masih dinilai kuat dan berada jauh di atas standar kecukupan internasional.

Inilahdata.com – Nilai tukar rupiah kembali menghadapi tekanan pada perdagangan Senin (8/6/2026), seiring menguatnya dolar Amerika Serikat yang mendorong investor global memburu aset berdenominasi dolar.

Penguatan mata uang Negeri Paman Sam tersebut tercermin dari indeks dolar AS (DXY) yang telah menembus level 100, menandakan meningkatnya permintaan terhadap dolar di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Merespons kondisi tersebut, Bank Indonesia memastikan tetap aktif berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan otoritas moneter akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah pergerakan rupiah yang terlalu tajam.

“Bank Indonesia akan terus menjaga agar pergerakan rupiah tidak mengalami fluktuasi yang terlalu dalam,” ujar Destry.

Berdasarkan data perdagangan, rupiah langsung berada dalam tekanan sejak awal sesi. Sekitar tujuh menit setelah pasar dibuka, mata uang Garuda melemah ke level Rp18.100 per dolar AS. Tekanan berlanjut hingga siang hari, dengan kurs rupiah sempat menyentuh Rp18.190 per dolar AS pada pukul 14.00 WIB.

Pelemahan mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah mata uang Asia juga bergerak di zona negatif terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menjadi salah satu yang mengalami tekanan paling besar dengan pelemahan sekitar 1,04 persen ke level MYR4,067 per dolar AS.

Sementara itu, baht Thailand terkoreksi sekitar 0,30 persen ke posisi THB32,90 per dolar AS. Dong Vietnam melemah 0,28 persen ke level VND26.344 per dolar AS, diikuti yuan China yang turun 0,26 persen menjadi CNY6,783 per dolar AS.

Tekanan serupa juga terlihat pada dolar Taiwan yang melemah 0,15 persen ke level TWD31,627 per dolar AS. Dolar Singapura turun tipis 0,05 persen ke posisi SGD1,29 per dolar AS, sedangkan yen Jepang terkoreksi sekitar 0,02 persen ke level JPY160,35 per dolar AS.

Di tengah tekanan terhadap rupiah, Bank Indonesia sebelumnya melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 berada di level US$144,9 miliar, turun US$1,3 miliar dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh pembayaran kewajiban utang luar negeri pemerintah serta langkah stabilisasi nilai tukar yang dilakukan Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar global dan meningkatnya kebutuhan valuta asing domestik yang bersifat musiman.

Meski mengalami penurunan, otoritas moneter menilai posisi cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang sangat memadai. Jumlah tersebut setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Dengan capaian tersebut, cadangan devisa Indonesia masih berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya berada di kisaran tiga bulan impor. Kondisi ini dinilai memberikan ruang yang cukup bagi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas sektor eksternal serta meredam gejolak di pasar keuangan domestik. (**)

Gens
Author: Gens

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️
YouTube meluncurkan buku panduan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sekaligus mendukung implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP TUNAS terkait perlindungan anak. Meutya Hafid menegaskan masih banyak orang tua yang membutuhkan panduan dalam mendampingi anak menggunakan media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya agar tetap aman di dunia digital. 
Buku panduan ini disusun bersama Rumah Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta para ahli. Tujuannya bukan membatasi akses teknologi, melainkan memastikan anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai usia. www.inilahdata.com. #inilahdata #
 photo

GALERY FOTO

GALERY VIDEO

PARTNER

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%