Said Iqbal menemukan ancaman PHK di tiga titik: PT Pakerin (Mojokerto) sekitar 2.500 pekerja, PT Feng Tai (Bandung) 4.000 karyawan, serta sejumlah perusahaan komponen otomotif di Pasuruan dan Mojokerto.
Penyebab utama bervariasi, mulai dari dana modal PT Pakerin yang tertahan di LPS akibat likuidasi Bank Prima, hingga selesainya order sepatu Nike di PT Feng Tai dan kendala pasokan bahan baku akibat geopolitik.
Said akan melaporkan temuan ini ke Presiden Prabowo Subianto, sementara sejumlah prinsipal Jepang dilaporkan mulai memindahkan produksi otomotifnya ke negara lain seperti Vietnam akibat situasi yang tidak menentu.
Mojokerto, Jawa Timur
PT Pakerin — Pabrik Bubur Kayu
0
Pekerja Terancam PHK
80% produksi berhenti; dana modal Rp800 M–1 T tertahan di LPS.
Terancam PHK
Kab. Bandung, Jawa Barat
PT Feng Tai — Pabrik Sepatu
0
Karyawan Dirumahkan
Order sepatu Nike rampung; bahan baku terlambat akibat geopolitik.
Sudah Dirumahkan
Pasuruan & Mojokerto
Industri Komponen Otomotif
RIBUAN
Karyawan Berisiko PHK
Prinsipal asal Jepang mulai pindahkan sebagian produksi ke Vietnam.
ID
VN
Berisiko Relokasi
Sumber: Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan & Kesejahteraan Buruh / Presiden KSPI — konferensi pers, 21 Juni 2026
Inilahdata.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan bahwa ribuan buruh di sejumlah daerah, mulai dari Mojokerto (Jawa Timur) hingga Bandung (Jawa Barat), tengah menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
Said yang juga menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini menyampaikan bahwa temuan tersebut berasal dari serangkaian kunjungan kerja yang ia lakukan ke Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta.
Kunjungan itu dilakukan untuk menelusuri sejauh mana dampak fluktuasi nilai tukar rupiah serta eskalasi perang antara Iran melawan AS-Israel terhadap keberlangsungan perusahaan-perusahaan di dalam negeri, khususnya terkait potensi PHK massal.
Dalam prosesnya, ia turut menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) serta sejumlah serikat pekerja.
Pabrik Bubur Kayu di Mojokerto, Dana Modal Tertahan di LPS
Pada kunjungan pertamanya ke Mojokerto, Said menemukan kondisi PT Pakerin, perusahaan bubur kayu yang produksinya kini telah anjlok hingga 80%. Akibat kondisi tersebut, sekitar 2.000 pekerja praktis sudah tidak lagi bisa bekerja.
"Kami menemukan ada potensi sekitar 2.500 buruh yang terancam kena PHK," ungkap Said dalam konferensi pers, Minggu (21/6/2026).
Ia menjelaskan, penyebab utama terhentinya operasional PT Pakerin adalah dana modal perusahaan senilai Rp800 miliar hingga Rp1 triliun yang tersimpan di Bank Prima.
Persoalannya, Bank Prima telah dilikuidasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga dana tersebut kini berada di bawah kendali Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
"Produksi jadi mandek karena dana modalnya masih dikuasai LPS. Buruhnya sendiri sudah hampir dua tahun tidak bekerja," jelas Said.
Menurutnya, perusahaan kini hanya memiliki dua pilihan: melanjutkan operasional dengan syarat dana di LPS bisa dicairkan, atau memilih opsi PHK.
Said mengaku akan melaporkan persoalan ini kepada Presiden Prabowo Subianto, dan pemerintah rencananya akan berkoordinasi dengan LPS terkait pencairan dana modal tersebut.
Pabrik Sepatu di Bandung Rumahkan 4.000 Karyawan
Temuan berikutnya datang dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tepatnya di PT Feng Tai, perusahaan manufaktur sepatu. Said menyebut ada potensi ancaman PHK terhadap 4.000 karyawan di perusahaan ini.
"Sampai sekarang sudah ada 4.000 karyawan yang dirumahkan. Dari temuan awal kami, ini terjadi karena pesanan sepatu Nike ke perusahaan tersebut sudah rampung dan mereka masih menunggu order baru," tutur Said.
Selain itu, ia juga mendapati indikasi keterlambatan pasokan bahan baku produksi sepatu. Biasanya, bahan baku dipasok langsung oleh Nike.
Namun karena situasi perang dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung, pemesanan bahan baku itu kini dialihkan ke vendor lain, sehingga turut memengaruhi kelancaran produksi.
Industri Komponen Otomotif di Pasuruan dan Mojokerto Juga Terancam
Said juga menemukan persoalan serupa di sejumlah perusahaan komponen otomotif yang berlokasi di Pasuruan dan Mojokerto, yang juga berpotensi mem-PHK ribuan karyawannya.
Ia menyebut, ketidakpastian situasi saat ini membuat prinsipal asal Jepang memutuskan untuk memindahkan sebagian lini produksinya ke negara lain, termasuk Vietnam. (**)
YouTube meluncurkan buku panduan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sekaligus mendukung implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP TUNAS terkait perlindungan anak. Meutya Hafid menegaskan masih banyak orang tua yang membutuhkan panduan dalam mendampingi anak menggunakan media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya agar tetap aman di dunia digital. Buku panduan ini disusun bersama Rumah Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta para ahli. Tujuannya bukan membatasi akses teknologi, melainkan memastikan anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai usia. www.inilahdata.com. #inilahdata #