Jumat, 19 Jun 2026 - :
17 Jun 2026 - 07:19

Iran Tegaskan Serangan Israel ke Lebanon dan Palestina Langgar Kesepakatan dengan AS

2 mnt baca

3 Poin Penting:

  • Iran menyatakan serangan Israel ke Lebanon dan Palestina akan dianggap melanggar MoU Iran-AS yang segera ditandatangani.
  • Abbas Araghchi menegaskan berakhirnya perang harus disertai penarikan pasukan Israel dari wilayah yang diduduki.
  • MoU Iran-AS dijadwalkan ditandatangani di Jenewa dan mencakup penghentian serangan Israel terhadap Lebanon.

Inilahdata.com, TEHERAN – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa setiap serangan Israel terhadap Lebanon, Palestina, maupun wilayah-wilayah yang baru direbut dari negara-negara Arab akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap nota kesepahaman (MoU) yang dijadwalkan ditandatangani antara Iran dan Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi dalam pertemuan dengan para diplomat asing yang berbasis di Teheran, Selasa (16/6/2026), sebagaimana dilaporkan media Iran, Press TV. Menurutnya, salah satu poin terpenting dalam memorandum tersebut adalah deklarasi berakhirnya perang di seluruh front yang melibatkan Iran dan sekutunya di kawasan.

Araghchi menegaskan bahwa penghentian agresi Israel terhadap Lebanon merupakan bagian integral dari kesepakatan yang tengah disusun antara Teheran dan Washington. Ia menilai perdamaian yang sesungguhnya tidak hanya ditandai dengan berhentinya pertempuran, tetapi juga harus diikuti dengan berakhirnya pendudukan wilayah yang direbut selama konflik.

“Berakhirnya perang mencakup berakhirnya pendudukan. Tanpa penarikan pasukan Israel dari wilayah yang mereka duduki selama perang ini, perang belum akan sepenuhnya berakhir,” ujar Araghchi.

Ia kembali menekankan bahwa situasi di Lebanon tidak dapat dipisahkan dari penyelesaian konflik secara keseluruhan di kawasan. Menurutnya, penghentian perang di Lebanon merupakan elemen penting dalam upaya mewujudkan stabilitas regional.

Secara terpisah, Araghchi juga menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki tanggung jawab untuk memastikan implementasi nota kesepahaman yang akan ditandatangani bersama Iran. Kesepakatan tersebut mencakup kewajiban menghentikan seluruh serangan Israel terhadap Lebanon.

Penegasan itu disampaikan saat Araghchi melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri pada Senin malam.

Dalam percakapan tersebut, Araghchi menuntut agar seluruh serangan terhadap Lebanon dihentikan sepenuhnya sesuai dengan isi kesepakatan yang telah disusun antara Iran dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran mengumumkan bahwa draf nota kesepahaman telah rampung dan dijadwalkan ditandatangani secara resmi di Jenewa, Swiss, pada Jumat mendatang. Penandatanganan tersebut dipandang sebagai langkah penting dalam upaya meredakan ketegangan dan mengakhiri konflik yang melibatkan berbagai pihak di kawasan Timur Tengah. (sat)

GALERY

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️
YouTube meluncurkan buku panduan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sekaligus mendukung implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP TUNAS terkait perlindungan anak. Meutya Hafid menegaskan masih banyak orang tua yang membutuhkan panduan dalam mendampingi anak menggunakan media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya agar tetap aman di dunia digital. 
Buku panduan ini disusun bersama Rumah Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta para ahli. Tujuannya bukan membatasi akses teknologi, melainkan memastikan anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai usia. www.inilahdata.com. #inilahdata #
 photo

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%