Jumat, 19 Jun 2026 - :
19 Jun 2026 - 08:08

I.League Satukan Komitmen Klub Sambut Championship 2026/27

2 mnt baca
  • Championship 2026/27 tetap memakai format dua grup dengan total 273 pertandingan.
  • Klub mendapat kepastian kalender kompetisi lebih awal untuk persiapan musim.
  • I.League fokus membangun kompetisi profesional dan berkelanjutan.

Inilahdata.com, JAKARTA – I.League menggelar Owner’s Meeting Championship 2026/27 sebagai langkah awal menyatukan visi bersama klub peserta menjelang musim kompetisi baru.

Pertemuan tersebut membahas evaluasi musim 2025/26 sekaligus merumuskan kebijakan untuk menghadirkan kompetisi yang lebih profesional, kompetitif, dan berkelanjutan.

Dalam agenda yang berlangsung di Kantor I.League, Kamis (18/6), sejumlah poin strategis dibahas mulai dari format kompetisi, kalender pertandingan, penyempurnaan regulasi, hingga penguatan tata kelola klub melalui program Club Licensing.

Untuk musim 2026/27, Pegadaian Championship tetap menggunakan format dua grup yang masing-masing berisi 10 klub.

Kompetisi akan menerapkan sistem triple round robin, dilanjutkan dengan babak play-off promosi, play-off degradasi, serta laga final. Total sebanyak 273 pertandingan akan digelar mulai September 2026 hingga Mei 2027.

I.League juga memberikan kepastian lebih awal terkait kalender pertandingan agar klub dapat menyusun persiapan operasional, perizinan, hingga strategi komersial dengan lebih matang.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan forum tersebut menjadi wadah penting untuk membangun kesepahaman antara operator dan klub.

“Owner’s Meeting menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus membangun komitmen bersama antara operator dan klub,” ujar Ferry.

Melalui langkah tersebut, I.League berharap Championship 2026/27 dapat menjadi kompetisi yang memiliki tata kelola lebih baik serta menjadi fondasi pengembangan sepak bola nasional. (sat)

GALERY

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️
YouTube meluncurkan buku panduan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sekaligus mendukung implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP TUNAS terkait perlindungan anak. Meutya Hafid menegaskan masih banyak orang tua yang membutuhkan panduan dalam mendampingi anak menggunakan media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya agar tetap aman di dunia digital. 
Buku panduan ini disusun bersama Rumah Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta para ahli. Tujuannya bukan membatasi akses teknologi, melainkan memastikan anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai usia. www.inilahdata.com. #inilahdata #
 photo

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%