Rabu, 24 Jun 2026 - :
23 Jun 2026 - 17:09

Purbaya Klaim Defisit APBN 2025 Turun Jadi 2,81%, Proyeksi 2026 Mendekati 2,9%

9 mnt baca

Tren Defisit APBN Terhadap PDB (2019-2026)

Tren defisit APBN terhadap PDB 2019-2026
2,81%
Defisit 2025
terhadap PDB
Batas hukum defisit 3% PDB (UU No. 17/2003)
Tren defisit APBN: 2019: 2,2%, 2020: 6,1%, 2021: 4,57%, 2022: 2,35%, 2023: 1,65%, 2024: 2,3%, 2025: 2,81%, 2026 (proyeksi): 2,9%.
Realisasi Proyeksi 2026

Catatan: Terdapat sedikit perbedaan angka pada tahun 2020 dan 2022 antar sumber, kemungkinan akibat perbedaan basis penghitungan PDB yang digunakan atau perbedaan antara angka sementara dan angka final pascaaudit BPK, sebuah pola yang juga terlihat pada kasus defisit 2025 yang dibahas dalam berita ini.

Lonjakan tajam pada 2020 terjadi ketika pemerintah, melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020, mengubah postur APBN akibat pandemi Covid-19.

Realisasi pendapatan negara saat itu hanya Rp1.647,8 triliun, sementara belanja negara mencapai Rp2.595,5 triliun, dengan anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp579,78 triliun.

Proses penurunan defisit kembali ke bawah 3 persen pada 2023 disebut sebagai capaian yang lebih cepat dari target.

Saat itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa keseimbangan primer Indonesia mencatatkan surplus untuk pertama kalinya sejak 2012, sebesar Rp92 triliun, berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang masih mencatatkan defisit primer Rp74 triliun.

GALERY

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️
YouTube meluncurkan buku panduan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sekaligus mendukung implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP TUNAS terkait perlindungan anak. Meutya Hafid menegaskan masih banyak orang tua yang membutuhkan panduan dalam mendampingi anak menggunakan media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya agar tetap aman di dunia digital. 
Buku panduan ini disusun bersama Rumah Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta para ahli. Tujuannya bukan membatasi akses teknologi, melainkan memastikan anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai usia. www.inilahdata.com. #inilahdata #
 photo

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%