
Tren Defisit APBN Terhadap PDB (2019-2026)
Catatan: Terdapat sedikit perbedaan angka pada tahun 2020 dan 2022 antar sumber, kemungkinan akibat perbedaan basis penghitungan PDB yang digunakan atau perbedaan antara angka sementara dan angka final pascaaudit BPK, sebuah pola yang juga terlihat pada kasus defisit 2025 yang dibahas dalam berita ini.
Lonjakan tajam pada 2020 terjadi ketika pemerintah, melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020, mengubah postur APBN akibat pandemi Covid-19.
Realisasi pendapatan negara saat itu hanya Rp1.647,8 triliun, sementara belanja negara mencapai Rp2.595,5 triliun, dengan anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp579,78 triliun.
Proses penurunan defisit kembali ke bawah 3 persen pada 2023 disebut sebagai capaian yang lebih cepat dari target.
Saat itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa keseimbangan primer Indonesia mencatatkan surplus untuk pertama kalinya sejak 2012, sebesar Rp92 triliun, berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang masih mencatatkan defisit primer Rp74 triliun.