Inggris mengucurkan investasi Rp1,18 triliun untuk memperkuat produksi, pemrosesan, dan daur ulang mineral kritis domestik guna mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global.
China saat ini menguasai sekitar 70% produksi dan 90% kapasitas pemurnian rare earth dunia, memicu kekhawatiran geopolitik yang mendorong banyak negara membangun ketahanan pasokan mandiri.
Sektor mineral kritis, dari pemurnian hingga daur ulang dan manufaktur baterai, dinilai sebagai tema investasi jangka panjang yang semakin kuat seiring meningkatnya dukungan kebijakan pemerintah di berbagai negara.
Mineral KritisInvestasi Global · 22 Juni 2026
Investasi Pemerintah Inggris
Rp1,18 T/ £50 Juta
▲ Ekstraksi · Pemrosesan · Daur Ulang
Produksi RE
~70%
China
Pemurnian RE
~90%
China
Pabrik Magnet
Pertama
dalam 25 thn
Pemurnian RE Global
China
Lainnya
Sektor Pendorong Permintaan
Kendaraan Listrik
88%
Infrastruktur AI
74%
Energi Surya
65%
Turbin Angin
52%
Elektronik
44%
🇬🇧 Inggris
£50 Juta
Ekstraksi, pemrosesan & daur ulang
🇺🇸 Amerika Serikat
Strategis
Penguatan rantai pasok mandiri
🇪🇺 UE & 🇯🇵 Jepang
Diversifikasi
Kurangi ketergantungan China
Mineral Utama
LithiumNikelKobaltGrafitRare Earth
Sumber: Inilahdata.com · Reuters · Pemerintah Inggris · 22 Juni 2026