
Laporan IMD 2026 sebenarnya menyediakan peta jalan, meski bukan yang mudah ditempuh. Untuk memperbaiki posisi, Indonesia perlu bergerak jauh melampaui pengelolaan angka pertumbuhan.
Reformasi yang diperlukan menyentuh kualitas pendidikan vokasi dan tinggi, penguatan ekosistem riset dan inovasi, percepatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Juga termasuk dengan perbaikan iklim regulasi yang lebih ramah bisnis, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja secara sistematis.
Dalam lanskap persaingan global yang semakin ditentukan oleh kapasitas inovasi, efisiensi, dan kualitas institusi, skala pasar saja tidak lagi menjadi keunggulan yang cukup.
Indonesia memiliki panggung besar, pertanyaannya adalah apakah aktornya siap untuk tampil kompetitif di atasnya.
Sumber primer: IMD World Competitiveness Yearbook 2026, imd.org. Data mencakup 70 ekonomi dunia berdasarkan empat pilar: kinerja ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, dan infrastruktur.