Rabu, 24 Jun 2026 - :
22 Jun 2026 - 14:31

Bukan Sekali Ini Saja, Jejak Modus Pinjam Bendera dalam Proyek-Proyek Negara

8 mnt baca
  • Modus utama: Proyek gedung Pemkab Lamongan senilai Rp151 miliar dimenangkan konsorsium Abipraya-Jaya Abadi KSO, tetapi pekerjaan fisik di lapangan diduga disubkontrakkan ke pihak lain dan dikerjakan perseorangan, pola yang dikenal sebagai “pinjam bendera”.
  • Bukti kerugian: Penyidik menemukan selisih nyata antara volume dan kualitas material dalam kontrak dengan kondisi di lapangan (misalnya jumlah bata dan semen), yang menjadi dasar perhitungan kerugian negara sebesar Rp35,7 miliar.
  • Status hukum: Empat orang telah ditetapkan tersangka dan tiga di antaranya ditahan sejak 2–3 Juni 2026; KPK masih menelusuri kemungkinan aliran dana ke korporasi PT Brantas Abipraya.

Inilahdata.com – Sebuah kontrak pembangunan gedung senilai Rp151 miliar ditandatangani sah, lengkap dengan konsorsium resmi sebagai pemenang lelang. Tapi di lapangan, KPK menemukan cerita yang berbeda: data yang seharusnya 10.000 batang, hanya ditemukan 6.000.

Selisih itu bukan kelalaian teknis, ia adalah jejak dari sebuah modus yang sudah lama dikenal di dunia pengadaan barang dan jasa pemerintah: pinjam bendera.

GALERY

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️
YouTube meluncurkan buku panduan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sekaligus mendukung implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP TUNAS terkait perlindungan anak. Meutya Hafid menegaskan masih banyak orang tua yang membutuhkan panduan dalam mendampingi anak menggunakan media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya agar tetap aman di dunia digital. 
Buku panduan ini disusun bersama Rumah Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta para ahli. Tujuannya bukan membatasi akses teknologi, melainkan memastikan anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai usia. www.inilahdata.com. #inilahdata #
 photo

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%