
Rektor: AI Bisa Perluas Akses Informasi Kesehatan di Indonesia Timur
Dalam sambutannya, Fredy menyebut kolaborasi dengan G-Mango berpotensi memberi kontribusi nyata bagi pengembangan layanan kesehatan berbasis AI, khususnya untuk masyarakat di Maluku dan kawasan Indonesia Timur yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan medis akibat kondisi geografis kepulauan.
“Kerja sama ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama di Maluku dan kawasan Indonesia Timur. G-Mango akan mengembangkan sistem berbasis AI yang dapat mendukung proses komunikasi dan analisis data kesehatan sehingga masyarakat memperoleh akses informasi kesehatan yang lebih baik,” ujar Fredy.
Ia menjelaskan, sistem yang dirancang nantinya memungkinkan data kesehatan dianalisis dan dibandingkan secara lebih komprehensif.
Dengan dukungan AI, masyarakat diharapkan bisa memperoleh semacam gambaran awal soal kondisi kesehatan yang dialami, sekaligus arahan langkah lanjutan untuk mendapat penanganan medis yang tepat.
Fredy menegaskan, kerja sama ini sejalan dengan komitmen Unpatti mendukung transformasi digital di sektor kesehatan melalui riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Ia berharap kolaborasi ini melahirkan inovasi yang memperkuat layanan kesehatan digital, mendorong literasi kesehatan, sekaligus memperluas akses konsultasi kesehatan berkualitas bagi warga Maluku dan Indonesia Timur secara umum.
Ambon Disebut Jadi Kota Percontohan G-Mangle AI
CEO G-Mango Inc, Celine Wren, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa kunjungan dan penandatanganan MoU ini bertujuan memperkenalkan sistem medis berbasis AI bernama G-Mangle AI, yang menurutnya dirancang untuk mendukung layanan kesehatan modern berbasis data dan infrastruktur digital.
Wren menyebut Indonesia dipilih sebagai negara pertama tempat sistem tersebut diimplementasikan, dengan Kota Ambon ditetapkan sebagai pilot city untuk uji coba.
Alasan yang dikemukakan adalah potensi besar Indonesia dalam pengembangan teknologi kesehatan, mengingat jumlah penduduknya yang besar.
Selain dengan Unpatti, G-Mango Inc disebut berencana merangkul perguruan tinggi lain di Indonesia untuk mendukung riset dan pengembangan teknologi AI di bidang kesehatan.
Acara ditutup dengan penandatanganan resmi MoU oleh Rektor Unpatti dan CEO G-Mango Inc, disaksikan pimpinan dari kedua lembaga, lalu dilanjutkan sesi foto bersama.