Pemerintah resmi menurunkan harga gas nonsubsidi ke US$7–14/MMBtu mulai 29 Juni 2026, sebagai mitigasi PHK di sektor granit, keramik, dan tekstil.
Said Iqbal menegaskan angka itu hanya estimasi total karyawan di pabrik granit-keramik, bukan jumlah PHK yang sudah terjadi.
Data Kemnaker mencatat lonjakan dari 8.389 kasus (Jan–Mar) menjadi 15.425 kasus (Jan–Apr 2026), dengan tambahan 15.250–20.260 PHK lagi diproyeksikan pada kuartal II.
Jakarta · 28–29 Juni 2026
Pemerintah memastikan harga gas industri turun ke US$7–14/MMBtu mulai Senin, 29 Juni 2026. Di baliknya, data resmi menunjukkan jejak PHK yang terus bergerak sepanjang semester pertama tahun ini.
7–14
US$/MMBtu — rentang harga gas baru yang diumumkan Senin (29/6)
15.425
Pekerja ter-PHK secara nasional, Januari–April 2026 (Kemnaker)
55rb
Pekerja granit & keramik dalam status terancam (KSPSI, 26/6)
253
Perusahaan penerima skema HGBT di tujuh sektor industri
01Tekanan harga gas, sebelum & sesudah
Harga gas yang benar-benar dibayar industri sempat jauh melampaui patokan resmi pemerintah. Pengumuman Senin diklaim akan menariknya kembali ke jangkauan yang wajar.
Indikator tekanan harga
20.0US$/MMBtu
Harga gas regasifikasi LNG saat tekanan tertinggi, sebelum kebijakan baru
Lembaga riset ini memproyeksikan tambahan 15.250–20.260 PHK pada kuartal II 2026 dan mendesak penguatan Satgas Mitigasi PHK sebagai sistem peringatan dini.
26 Jun 2026Eskalasi
PT Granito tutup, 55.000 pekerja dinyatakan terancam
KSPSI mengungkap pabrik keramik di Bekasi itu mem-PHK seluruh karyawannya. Rapat darurat di DPR menghasilkan kesepakatan mengumumkan kebijakan gas dalam 1–2 hari.
29 Jun 2026Kebijakan diumumkan
Harga gas industri resmi turun ke US$7–14/MMBtu
Said Iqbal memastikan pengumuman ini sebagai langkah mitigasi agar perusahaan granit, keramik, dan tekstil tetap kompetitif tanpa harus merumahkan pekerja.
03Kurva PHK nasional yang naik lagi
Setelah sempat melandai pada Maret, akumulasi data Kemnaker menunjukkan jumlah pekerja terkena PHK kembali melonjak begitu memasuki April.
Akumulasi PHK nasional, Jan–Apr 2026
BulananAkumulasi
4.590
Jan
3.273
Feb
526
Mar
7.036*
Aprtambahan
15.425
TotalJan–Apr
*Selisih akumulasi Januari–April (15.425) dengan akumulasi Januari–Maret (8.389). Sumber: Satu Data Kemnaker, CORE Indonesia.
“
Satgas Mitigasi PHK perlu diperkuat sebagai sistem peringatan dini melalui penajaman mandat yang menggabungkan deteksi masalah di sisi hulu dengan kepastian jaring pengaman di sisi hilir.
— LAPORAN CORE INDONESIA, “BADAI PHK (BELUM) BERLALU”
04Sektor yang berada di zona merah
Tekanan harga energi dan bahan baku impor tidak berhenti di satu industri. Berikut sektor-sektor yang paling sering disebut dalam laporan serikat pekerja dan asosiasi industri.
Granit & keramik
PT Granito di Bekasi sudah menutup seluruh operasionalnya. Sektor ini paling terdampak langsung oleh mahalnya harga gas non-subsidi.
55.000pekerja dalam status terancam
Tekstil & produk tekstil
Lima pabrik tutup sejak 2025, termasuk anak usaha Grup Sritex. Sritex yang dinyatakan pailit berdampak ke 10.965 buruh di empat perusahaan terafiliasi.
~3.000PHK terkait penutupan pabrik hulu
Petrokimia & plastik
Harga nafta melonjak lebih dari 50% akibat konflik Timur Tengah. Harga gas industri untuk sektor ini sempat ditawarkan mendekati US$20/MMBtu.
9.000pekerja terancam dalam 3 bulan (KSPI)
Yang dijanjikan di atas kertas
Harga bahan bakar (HGBT)US$7,0/MMBtu
Harga bahan baku (HGBT)US$6,5/MMBtu
Sektor penerima manfaat7 sektor
Total perusahaan terdaftar253 perusahaan
Yang terjadi di lapangan
Realisasi pasokan HGBT (rata-rata)46,4%
Titik terendah pasokan bulanan37,5%
Harga gabungan riil (HGBT+LNG)~US$15/MMBtu
Puncak harga regasifikasi LNGUS$20/MMBtu
05Tiga poin yang perlu diingat
01
Kebijakan baru resmi berlaku Senin
Harga gas industri nonsubsidi turun ke kisaran US$7–14/MMBtu, diumumkan sebagai mitigasi untuk sektor granit, keramik, dan tekstil.
02
Angka 50.000 buruh perlu konteks
Said Iqbal menegaskan itu adalah estimasi total karyawan di pabrik granit-keramik, bukan proyeksi PHK riil yang sudah terjadi.
03
Tren PHK nasional kembali naik
Dari 8.389 kasus (Jan–Mar) menjadi 15.425 kasus (Jan–Apr 2026), dengan proyeksi tambahan 15.250–20.260 PHK pada kuartal II.
Sumber data: Kementerian Ketenagakerjaan (Satu Data Kemnaker), KSPI, KSPSI, Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, CORE Indonesia, APSyFI, INAPLAS, FIPGB.
Disusun ulang dari pernyataan resmi dan laporan terkait per akhir Juni 2026. Infografis ini adalah materi jurnalisme data pendukung, bukan dokumen resmi pemerintah.