
Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia
12 Sep 2026 - 02:48 | 1 Views | 0 Suka
Imbas Gejolak Geopolitik, Bahlil Pastikan Subsidi Energi Bertambah Tahun Depan
EKONOMI & ENERGI · APBN 2026
Kementerian ESDM, Jakarta
Jumat, 11 September 2026
Pemerintah pastikan akan menambah anggaran subsidi energi di APBN 2026, menyusul lonjakan harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik yang belum mereda.
VOLATILITAS HARGA MINYAK DUNIA, BRENT & WTI
PERNYATAAN RESMIBahlil Lahadalia, Menteri ESDM
“Membela dan menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah” jauh lebih penting, sekalipun harus menambah anggaran subsidi.
KETERANGAN DI KEMENTERIAN ESDM
Jumat, 11 September 2026
LANGKAH PEMERINTAHRespons Kenaikan Harga Minyak Dunia
Konsultasi intensif dengan Menteri Keuangan
ESDM pantau terus perkembangan geopolitik dunia
Harga BBM subsidi dalam negeri tidak dinaikkan
Rata-rata ICP Jan–Agustus US$ 85–90/barel, dinilai aman
KETERANGANBahlil Lahadalia, Menteri ESDM
“Harga minyak subsidi tidak ada kenaikan.”
KETERANGAN DI KEMENTERIAN ESDM
Jumat, 11 September 2026
DATA ICPHarga Minyak Indonesia Naik 9,5%
ICP Agustus 2026: US$ 89,43 per barel
Naik 9,5% atau US$ 7,75 dari ICP Juli (US$ 81,68)
Ditetapkan via Kepmen ESDM No. 352.K/MG.03/MEM.M/2026
KETERANGANLaode Sulaeman, Dirjen Migas
Ketegangan di Selat Hormuz dan Laut Merah “picu kekhawatiran pasar terhadap kelancaran pasokan minyak dunia.”
SIARAN PERS DITJEN MIGAS
Jumat, 11 September 2026
PROYEKSIICP September 2026
Diproyeksikan bertahan di US$ 83–87 per barel
Ancaman pasokan dari kendala di Teluk Hormuz
Potensi berkurangnya cadangan minyak AS
Lonjakan harga minyak dunia yang dipicu gejolak geopolitik memaksa pemerintah menyeimbangkan antara menjaga kesehatan APBN dan melindungi daya beli masyarakat lewat subsidi energi.
INILAHDATA.COM
Sumber: Keterangan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM, Jumat (11/9/2026); Keputusan Menteri ESDM Nomor 352.K/MG.03/MEM.M/2026; keterangan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman, Jumat (11/9/2026).
Halaman : 1 2