Minggu, 31 Mei 2026 - :
30 Mei 2026 - 18:19 | 29 Views | 1 Suka

Misi Besar Herdman: Bentuk Timnas Lokal yang Tangguh Lewat TC Intensif di Bali

4 mnt baca

Inilahdata.com, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan skuad Garuda yang akan tampil pada AFF Cup 2026 akan sepenuhnya diperkuat pemain-pemain domestik yang berkompetisi di liga Indonesia. Untuk mempersiapkan tim menghadapi turnamen bergengsi Asia Tenggara tersebut, Herdman telah merancang program pemusatan latihan (training camp/TC) intensif selama 20 hari di Bali pada awal Juli mendatang.

Keputusan itu diungkapkan Herdman usai memimpin pertandingan internal tim nasional di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). Menurut pelatih asal Kanada tersebut, program latihan panjang menjadi kebutuhan mutlak mengingat para pemain lokal saat ini sedang memasuki masa jeda kompetisi.

“Ya, itu akan menjadi pemain lokal kita, pemain domestik kita,” ujar Herdman saat menjelaskan komposisi skuad yang akan dibawa ke AFF Cup 2026.

Berbeda dengan agenda FIFA Matchday atau kualifikasi internasional yang kerap melibatkan pemain diaspora, AFF Cup kali ini akan menjadi panggung bagi talenta-talenta terbaik yang berkiprah di kompetisi dalam negeri. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang Herdman dalam membangun fondasi Timnas Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Namun keputusan itu menghadirkan tantangan tersendiri. Sebagian besar pemain yang diproyeksikan memperkuat tim nasional sedang menjalani masa libur setelah kompetisi domestik berakhir. Kondisi tersebut membuat Herdman harus merancang program khusus untuk mengembalikan sekaligus meningkatkan level kebugaran para pemain.

“Sayangnya mereka tidak akan mendapat istirahat. Mereka harus bekerja untuk bersiap menghadapi AFF,” kata Herdman.

Karena itu, Bali dipilih sebagai lokasi pemusatan latihan selama 20 hari yang akan dimulai pada awal Juli. Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kondisi fisik, tetapi juga pematangan aspek taktis dan kekompakan tim.

Durasi 20 hari dianggap ideal untuk mengembalikan kapasitas aerobik pemain setelah masa libur sekaligus meningkatkan kecepatan, kelincahan, daya tahan, dan intensitas permainan yang dibutuhkan dalam turnamen dengan jadwal pertandingan padat seperti AFF Cup.

Sebelum memasuki fase pemusatan latihan utama di Bali, Herdman terlebih dahulu menggelar evaluasi menyeluruh terhadap para pemain domestik melalui rangkaian latihan dan pertandingan internal yang berlangsung pada pekan ini di Jakarta.

Menurutnya, agenda tersebut sangat penting untuk mengukur kondisi terkini para pemain setelah tidak lagi berada dalam ritme kompetisi reguler.

“Saya perlu menilai kompetensi fisik mereka karena mereka sedang libur musim kompetisi,” jelas Herdman.

Selain aspek kebugaran, staf pelatih juga memantau kemampuan teknis, pemahaman taktik, disiplin bermain, hingga kemampuan pemain beradaptasi dengan sistem yang ingin diterapkan dalam tim nasional.

Keputusan mengandalkan pemain lokal sepenuhnya juga tidak terlepas dari situasi para pemain diaspora yang berkarier di Eropa. AFF Cup 2026 berlangsung berdekatan dengan awal musim baru kompetisi di berbagai negara Eropa, sehingga pemanggilan pemain diaspora berpotensi mengganggu persiapan mereka bersama klub masing-masing.

Dengan tidak memaksakan pemanggilan pemain yang tengah menjalani pramusim atau awal kompetisi bersama klub Eropa, Herdman berharap hubungan antara tim nasional dan klub tetap terjaga dengan baik.

Lebih dari sekadar solusi praktis, kebijakan tersebut diyakini memiliki dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Herdman melihat AFF Cup sebagai kesempatan emas bagi pemain-pemain Liga Indonesia untuk memperoleh pengalaman internasional dan membuktikan kualitas mereka di level yang lebih tinggi.

Strategi ini juga membuka ruang kompetisi yang sehat di dalam skuad nasional. Para pemain domestik mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka dan memperjuangkan tempat di tim utama tanpa harus selalu bersaing dengan pemain yang berkarier di luar negeri.

Di sisi lain, Herdman dapat membangun identitas permainan yang lebih konsisten karena para pemain memiliki latar belakang kompetisi dan karakter permainan yang relatif serupa. Hal tersebut dinilai akan memudahkan proses pembentukan tim dan penerapan filosofi bermain yang diinginkannya.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Herdman terhadap pembangunan jangka panjang sepak bola Indonesia. Dengan memberikan kepercayaan kepada pemain lokal, ia berharap dapat menciptakan generasi baru Timnas Indonesia yang solid, kompetitif, dan siap menjadi tulang punggung skuad Garuda dalam beberapa tahun mendatang.

Kini, menjelang dimulainya pemusatan latihan di Bali, para pemain yang masuk radar tim nasional harus bersiap menghadapi program latihan dengan intensitas tinggi. Tidak ada waktu untuk beristirahat panjang karena AFF Cup 2026 menjadi target berikutnya yang harus ditaklukkan oleh skuad Garuda di bawah arahan John Herdman. (sat)

Penulis Berita

KURS

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️

GALERY FOTO

GALERY VIDEO

PARTNER

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%