
Ditunjuk Kepala BGN Nanik S Deyang usai rapat dengan Komisi IX DPR di Senayan

Total harta kekayaan 2025
Rp0
Naik Rp2,6 miliar dari 2024

Tanah dan bangunan
Rp0
3 bidang, Jakarta Pusat & Depok
Kas dan setara kas
Rp0
Komponen aset likuid terbesar
Utang yang dilaporkan
Rp0
Tercatat dalam LHKPN 2025
Rincian komponen kekayaan
Total Rp16,16 miliarTiga properti yang dilaporkan
Jakarta Pusat & DepokJakarta Pusat
150 meter persegi
Rp5,35 M
Depok, Jawa Barat
300 meter persegi
Rp2,01 M
Jakarta Pusat
Tidak dirinci
Rp0,83 M
Komposisi aset vs liabilitas
Distribusi komponen harta
Persentase dari total Rp16,16 miliar
Kekayaan bersih 2024 vs 2025
Kenaikan sebesar Rp2,66 miliar
Jejak karier dan penunjukan
Sejak 2006
Berkarier di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga menduduki posisi wakil kepala, sekaligus mulai rutin melaporkan LHKPN.
Senin, 8 Juni 2026
Menyampaikan rencana evaluasi dan refocusing penerima manfaat MBG di Kompleks Istana Kepresidenan untuk efisiensi anggaran.
Senin, 15 Juni 2026
Ditunjuk Kepala BGN Nanik S Deyang sebagai juru bicara BGN usai rapat dengan Komisi IX DPR di Senayan, Jakarta Pusat.
Beberapa permasalahan dalam program MBG sudah teridentifikasi, terutama soal akurasi data. Sejumlah klaster masalah akan dipetakan ulang agar penerima manfaat lebih tepat sasaran, dengan tujuan efisiensi anggaran tanpa mengubah sasaran utama program.
Baca Selengkapnya: Harta Kekayaan Agustina Arumsari