Sabtu, 12 Sep 2026 - :
10 Agu 2026 - 23:17 | 109 Views | 0 Suka

OJK Siapkan Lima Strategi Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat

9 mnt baca

Inilahdata.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyusun lima langkah strategis untuk mendorong literasi sekaligus inklusi keuangan masyarakat Indonesia semakin merata.

Rencana ini muncul setelah hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan tren yang membaik dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan survei tersebut, indeks literasi keuangan nasional tercatat naik dari 66,64% pada 2025 menjadi 69,57% tahun ini, atau bertambah 2,93 poin persentase. Sementara itu, indeks inklusi keuangan turut merangkak naik dari 92,74% menjadi 93,61%.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menilai capaian ini menjadi bekal penting bagi otoritas untuk memperluas cakupan sekaligus meningkatkan mutu program literasi dan inklusi keuangan ke depan.

Meski begitu, ia menegaskan perhatian utama tetap diarahkan pada kelompok masyarakat yang capaiannya masih tertinggal dari rata-rata nasional.

“OJK menempatkan segmen masyarakat yang memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan yang lebih rendah dibandingkan dengan tingkat nasional sebagai sasaran prioritas,” kata perempuan yang akrab disapa Kiki itu dalam konferensi pers hasil SNLIK 2026 di Jakarta, Senin (10/8).

Kiki lantas memaparkan lima strategi yang akan dijalankan OJK. Langkah pertama adalah memperluas sasaran prioritas program, dengan edukasi dan akses keuangan yang difokuskan pada kelompok masyarakat dengan tingkat literasi dan inklusi masih di bawah capaian nasional.

Strategi kedua menyasar penguatan literasi dan inklusi di level sektoral. OJK berupaya mendorong pemerataan pemahaman sekaligus penggunaan produk dan layanan di seluruh sektor jasa keuangan, dengan perhatian khusus pada sektor yang capaiannya masih relatif tertinggal.

“Kami akan mendorong pemerataan pemahaman dan penggunaan produk dan layanan keuangan pada seluruh sektor jasa keuangan, khususnya sektor yang tingkat literasi dan inklusi yang masih tidak ada,” ujar Kiki.

Ketiga, OJK ingin membangun fondasi literasi keuangan yang lebih tahan lama lewat jalur pendidikan formal. Materi literasi keuangan rencananya diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah agar sikap dan kebiasaan mengelola uang tertanam sejak usia dini.

Bagi Kiki, pendekatan ini penting supaya pemahaman keuangan tidak berhenti sebagai pengetahuan sesaat, melainkan berkembang menjadi kebiasaan jangka panjang.

Strategi keempat berfokus pada peningkatan kualitas inklusi keuangan, bukan sekadar perluasan akses.

Menurutnya, keberhasilan inklusi keuangan tidak cukup diukur dari seberapa banyak masyarakat memiliki dan memakai produk keuangan semata.

Masyarakat juga dituntut mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat, memahami manfaat sekaligus risiko dari produk yang dipakai, serta menyesuaikan pilihan produk dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Dengan begitu, pemanfaatan layanan keuangan diharapkan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

Adapun strategi kelima menitikberatkan pada penguatan edukasi keuangan digital berikut perlindungan konsumennya. Langkah ini disiapkan untuk mengimbangi risiko yang ikut membesar seiring makin meluasnya pemakaian layanan keuangan berbasis digital.

“Kami akan terus memperkuat infrastruktur edukasi keuangan digital yang telah dimiliki OJK,” kata Kiki.

Infrastruktur yang dimaksud mencakup sejumlah kanal, mulai dari LMS edukasi keuangan, media sosial, SikapiUangmu, Satgas PASTI, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), hingga Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK).

OJK turut berencana memperluas pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi sekaligus perlindungan konsumen, agar masyarakat tidak hanya lebih mudah mengakses produk keuangan, tetapi juga lebih cakap memahami risiko dan melindungi diri dari potensi kerugian. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%