
- BMW WRT 32 menunjuk Augusto Farfus sebagai starting driver untuk mengawal balapan sejak awal dari posisi start kelima.
- Strategi pebalap Platinum dipilih untuk menjaga kendali lomba, menyusul performa kompetitif BMW M4 GT3 sepanjang sesi latihan.
- Le Mans menjadi balapan krusial FIA WEC karena menawarkan poin ganda yang dapat menentukan perburuan gelar juara musim 2026.
Inilahdata.com, Le Mans – Team BMW WRT 32 memilih pendekatan berani untuk menghadapi balapan 24 Hours of Le Mans dengan menempatkan Augusto Farfus sebagai pebalap pertama yang mengemudikan mobil nomor 32. Langkah ini menunjukkan ambisi tim untuk langsung berada dalam persaingan terdepan sejak lampu start menyala.

Farfus, pebalap berstatus Platinum asal Brasil, akan memulai balapan dari posisi kelima di kelas LMGT3. Di sampingnya terdapat mobil BMW WRT 69 yang dikemudikan Dan Harper, juga berstatus Platinum. Kehadiran dua pebalap berpengalaman di barisan depan menjadi bagian dari strategi BMW untuk menjaga posisi dan ritme balapan pada fase-fase awal yang biasanya berlangsung sangat ketat.

Keputusan tersebut tidak terlepas dari hasil positif yang ditunjukkan BMW M4 GT3 selama seluruh sesi latihan di Circuit de la Sarthe. Sean Gelael dan Darren Leung yang berbagi tugas mengemudikan mobil nomor 32 merasakan langsung peningkatan performa mobil yang mampu bersaing dengan para rival utama.
Persaingan di kelas LMGT3 dipastikan berlangsung sengit. Dari total 25 mobil peserta, kombinasi pebalap dengan status Platinum, Gold, Silver, hingga Bronze akan mewarnai jalannya lomba. Beberapa tim pesaing bahkan menerapkan strategi serupa dengan menurunkan pebalap terbaik mereka sejak awal balapan.

Bagi Sean Gelael, Le Mans bukan sekadar putaran ketiga FIA World Endurance Championship (WEC), melainkan kesempatan emas untuk meraih hasil terbaik di ajang balap ketahanan paling prestisius di dunia. Apalagi, balapan ini menawarkan poin ganda yang sangat berpengaruh terhadap klasemen akhir musim.
Dengan persiapan matang dan performa menjanjikan sepanjang pekan balapan, BMW WRT 32 berharap mampu mengubah kecepatan yang ditunjukkan saat latihan menjadi hasil maksimal ketika lomba berlangsung selama 24 jam tanpa henti. (sat)
