Rabu, 29 Jul 2026 - :
9 Jul 2026 - 16:05 | 148 Views | 1 Suka

Unpatti dan INPEX Siapkan Anak Muda Maluku Jadi Tenaga Ahli LNG Masela

12 mnt baca

Inilahdata.com – Ambon punya alasan baru untuk optimistis soal masa depan energi di timur Indonesia. Senin lalu (6/7/2026), Aula Lantai II Gedung Rektorat Universitas Pattimura dipadati mahasiswa yang mengikuti kuliah tamu bertajuk “Electrical Engineering and Project Management in Onshore LNG Development.”

Sebuah kolaborasi antara PT INPEX dan Unpatti yang dirancang khusus untuk menyiapkan anak muda Maluku terjun ke industri gas alam cair (LNG) raksasa yang tengah bergulir di halaman belakang mereka sendiri: Proyek Strategis Nasional (PSN) Abadi Blok Masela.

Kuliah tamu ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Dr. Ruslan H.S. Tawari, S.Pi., M.Si, yang hadir mewakili Rektor.

Dalam sambutannya, Doktor alumni IPB ini menegaskan bahwa pembangunan fasilitas LNG bukan proyek main-main, ia menyebutnya sebagai proyek berteknologi tinggi dengan kompleksitas dan risiko yang besar, sehingga menuntut penerapan teknologi mutakhir sekaligus tenaga kerja berkompetensi khusus.

“Gas alam menjadi energi transisi yang strategis, sementara pembangunan fasilitas LNG merupakan proyek yang kompleks dan berisiko tinggi,” ujarnya.

Menurut Ruslan, dunia sedang bergerak menuju transisi energi yang lebih bersih, dan di titik itulah gas alam mengambil peran sebagai jembatan energi.

Ia memandang kehadiran Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai peluang sekaligus tantangan bagi perguruan tinggi: bagaimana menyiapkan lulusan yang benar-benar siap pakai begitu proyek ini bergerak ke fase konstruksi.

Kenapa Harus Teknik Elektro?

Poin yang ditekankan Ruslan cukup teknis tapi masuk akal: sistem kelistrikan adalah tulang punggung operasional fasilitas LNG.

Dari proses pencairan gas, pengoperasian kompresor berkapasitas besar, hingga sistem penyimpanan, semuanya bergantung pada pasokan listrik yang stabil dan andal.

Karena itulah kompetensi di bidang teknik elektro dinilai krusial untuk menjamin keandalan sistem, efisiensi energi, dan yang tak kalah penting, keselamatan operasional dengan target zero downtime.

“Kami berharap mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan sekaligus memahami bagaimana teori yang dipelajari di kampus diterapkan dalam dunia industri,” katanya.

Sesi kuliah tamu ini dipandu oleh Dr. Ir. Hanok Mandaku, S.T., M.T., IPM., dengan menghadirkan dua praktisi industri, Rachmat Arifin Mustafa dan Ardian Fandika, sebagai narasumber utama. Setelah pemaparan materi, mahasiswa diberi ruang berdiskusi langsung dengan kedua praktisi tersebut.

Industri Bicara Soal Kesiapan, Bukan Kekuatan

Dari sisi perusahaan, Quality Assurance/Quality Control Manager PT INPEX, Dorkas Tobing, menggarisbawahi bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan membangun jembatan antara dunia industri dan perguruan tinggi.

Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM lokal menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan Proyek Abadi Blok Masela.

“Kami percaya masa depan dimenangkan oleh mereka yang paling siap,” ujar Dorkas.

Ia menambahkan bahwa program semacam ini bertujuan membantu mahasiswa memahami kebutuhan industri sejak dini, alih-alih menunggu lulus baru mulai belajar dari nol begitu masuk dunia kerja.

Bukan Proyek Kaleng-Kaleng

Supaya gambarannya lebih utuh, ada baiknya menengok skala proyek yang sedang dipersiapkan tenaga kerjanya ini. Abadi Blok Masela adalah proyek gas laut dalam pertama di Indonesia, terletak di Laut Arafura, wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Nilai investasinya mencapai sekitar 20-21 miliar dolar AS, setara ratusan triliun rupiah, dengan target kapasitas produksi LNG sebesar 9,5 juta ton per tahun.

Setelah bertahun-tahun tertunda akibat perubahan desain dari kilang lepas pantai menjadi kilang darat, proyek ini kini memasuki babak yang lebih konkret.

Pemerintah menargetkan keputusan investasi akhir (final investment decision) pada Desember 2026, dengan groundbreaking yang dijadwalkan berlangsung pertengahan Juli 2026, dihadiri langsung CEO INPEX dari Tokyo, dan konstruksi fisik ditargetkan mulai tahun 2027.

Yang membuat kuliah tamu di Unpatti ini relevan bukan cuma soal seremoni: proyek sebesar ini diperkirakan memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sekitar seperempat dari total investasi.

Bahkan pada masa konstruksi berpotensi menyerap puluhan ribu tenaga kerja, dengan kebutuhan tenaga kerja tetap saat fase operasional jauh lebih kecil dari itu.

Artinya, jendela kesempatan bagi tenaga kerja lokal Maluku sesungguhnya cukup lebar, tapi hanya bagi mereka yang punya kompetensi sesuai standar industri migas.

Beberapa pihak di Maluku bahkan sudah bergerak lebih jauh menyiapkan hal ini. Sejumlah pemangku kepentingan lokal mengingatkan bahwa pencari kerja nantinya tidak mendaftar langsung ke INPEX Masela Ltd., melainkan ke kontraktor pemenang tender.

Hal ini disebabkan karena INPEX sendiri berperan sebagai operator proyek, bukan perekrut langsung.

Karena itu, pelatihan keterampilan dasar seperti pengelasan, keselamatan kerja, dan konstruksi dinilai penting disiapkan sejak dini agar tenaga kerja lokal punya portofolio yang kompetitif saat tender-tender pekerjaan mulai dibuka.

Lokakarya Pengecatan Lengkapi Rangkaian Kegiatan

Selain kuliah tamu, rangkaian kegiatan di Unpatti juga diisi dengan lokakarya pengecatan yang didukung PT Hempel Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Lokakarya ini membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis seputar sistem pelapisan dan perlindungan material, sesuatu yang relevan langsung dengan kebutuhan industri migas, sekaligus memperkuat kesiapan SDM lokal dalam mendukung pengembangan Blok Masela dari sisi yang lebih teknis dan aplikatif.

Dengan rangkaian kegiatan seperti ini, harapannya sederhana: semakin banyak putra-putri Maluku yang punya kemampuan teknis dan profesional, sehingga ketika proyek Abadi Blok Masela benar-benar bergerak ke fase konstruksi dan operasional, mereka bukan sekadar penonton di kampung sendiri, melainkan bagian dari tenaga kerja yang menjalankannya.

Sumber: Rilis kegiatan Unpatti & PT INPEX (6 Juli 2026), Global Maluku, Terasmaluku.com, Ameks Online/Fajar, Antara News Ambon, IDNFinancials, Kabarbursa.com, Suara.com, Media Tifa Tanimbar, Ecobiz Asia.

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%