The Sustainability Shift – Peta Peluang dan Risiko Industri
DARI KEPATUHAN MENUJU STRATEGI INTI
Riset Bank DBS Indonesia bersama Tenggara Strategics memetakan pergeseran keberlanjutan di lima sektor strategis, dari energi hingga logam dan pertambangan, sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.
PETAPentagon Sektor Bergilir
Energi & Infrastruktur
Teknologi, Media, Telko
Pangan & Agribisnis
Kesehatan & Farmasi
Logam & Pertambangan
Compliance-DrivenCore Business Strategy
PERSOALANDua Kesenjangan Utama
ENERGI
Potensi Terbarukan Nyaris Tak Tersentuh
Dari potensi 3.687 GW energi terbarukan, pemanfaatannya masih di bawah 0,5% akibat keterbatasan transmisi dan kelayakan pembiayaan proyek.
FARMASI
Bahan Baku Obat Masih Impor
Sekitar 90% bahan baku obat aktif nasional masih diimpor, dengan China dan India sebagai dua pemasok utama.
KAPASITASEnergi Terbarukan Belum Tergarap
Pemanfaatan dari 3.687 GW Potensi
< 0,5%
Konsumsi listrik nasional diproyeksikan naik dari 300 TWh (2024) ke lebih dari 1.800 TWh pada 2060
KUTIPANPernyataan Bank DBS Indonesia
“Keberlanjutan kini semakin berkaitan erat dengan ketahanan usaha, daya saing, dan penciptaan nilai.”
AS
Anthonius Sehonamin
Director of Institutional Banking Group
“Strategi yang akan memenangkan persaingan ke depan adalah yang mampu memadukan nilai, ketahanan, dan keberlanjutan sekaligus.”
WS
William Simadiputra
Head of Research DBS Indonesia
ANGKAKonteks Lima Sektor
60%
Pangsa produksi sawit dan nikel dunia yang dikuasai Indonesia.
US$99 M
Estimasi nilai ekonomi digital Indonesia pada 2025.
97%
Listrik pemrosesan nikel yang masih berasal dari captive coal power.
Lima sektor ini punya satu benang merah yang sama: keberlanjutan bukan lagi kotak centang kepatuhan, melainkan penentu daya saing jangka panjang. Yang membedakan hanyalah seberapa cepat masing-masing sektor berani bergerak ke hilir dan meninggalkan pendekatan lama.
INILAHDATA.COM
Sumber: Bank DBS Indonesia dan Tenggara Strategics, Bisnis.com, Marketing.co.id, Republika ESG Now, Liputan6.com, Infobanknews, Dunia-Energi.com (Agustus 2026).