Senin, 21 Sep 2026 - :
19 Sep 2026 - 20:50 | 72 Views | 0 Suka

Prabowo di Gontor Ucapkan Kalimat Andalan: Jangan Percaya Antek Asing

8 mnt baca

Inilahdata.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan tegas kepada para santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang disebutnya sebagai antek asing.

“Jangan percaya mereka-mereka yang saya katakan antek-antek asing, jangan percaya mereka,” kata Prabowo dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengingatkan bahwa pihak-pihak yang ia maksud memiliki sumber dana besar dan bisa memanfaatkan buzzer di media sosial untuk merendahkan citra bangsa Indonesia. Ia pun mengajak para santri agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi-narasi yang beredar di dunia maya.

“Jangan percaya semua yang ada di sosmed itu. Mereka ingin menurunkan semangat kita, mereka ingin menurunkan keberanian kita, mereka ingin menurunkan kepercayaan diri kita, mereka ingin kita lemah, mereka ingin kita tetap miskin, mereka ingin kita jadi budak mereka selamanya,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan, bangsa Indonesia tidak boleh sampai menjadi budak bangsa lain. Menurutnya, Indonesia adalah bangsa yang hebat dan mampu berdiri tegak di atas kaki sendiri tanpa harus bergantung pada pihak luar.

Pada bagian lain pidatonya, Prabowo juga menyoroti sejumlah kalangan bergelar profesor yang menurutnya justru tidak peka terhadap ketidakadilan yang tengah diberantas pemerintah.

“Saya heran, kadang-kadang profesor, tapi enggak bisa melihat ketidakadilan. Profesor yang justru malah membela kepentingan orang-orang asing. Berpikiran bebas. Jangan mau dicuci otak oleh mereka-mereka yang tidak ada niat baik terhadap kita,” kata Prabowo.

Tak hanya soal antek asing dan buzzer, Prabowo turut berpesan agar para santri tidak terjun ke ranah politik praktis.

Meski begitu, ia menilai baik tenaga pendidik maupun santriwan-santriwati Gontor tetap perlu memahami dinamika politik dan mampu menempatkan diri di atas kepentingan golongan tertentu.

“Saya tahu Gontor tidak boleh berpolitik. Itu benar. Gontor jangan ikut politik praktis, tapi harus faham politik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pesantren tersebut idealnya tidak memihak kelompok politik manapun, namun tetap harus memiliki peran aktif di tengah kehidupan masyarakat.

“Tapi harus ada di mana-mana. Gontor tidak boleh ke mana-mana, tapi harus ada di mana-mana,” tuturnya.

Prabowo juga berpesan agar para santri tidak mudah merasa rendah diri maupun menyerah sebelum benar-benar berusaha.

“Jangan punya rasa rendah diri. Jangan punya rasa kalah sebelum berjuang,” katanya.

Sebelum menutup sambutannya, Prabowo turut menekankan pentingnya kemandirian bagi bangsa Indonesia.

Ia menilai, Indonesia harus memiliki kekuatan sendiri agar tidak selamanya bergantung kepada negara lain, sekaligus mampu berperan membantu bangsa-bangsa lain yang mengalami ketertindasan.

“Kita harus kuat, karena dengan kekuatan, kalau kita kuat, kita bisa bantu saudara-saudara kita yang tertindas dan yang ditindas oleh bangsa-bangsa lain,” pungkasnya. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%