
Inilahdata.com – Universitas Pattimura (Unpatti) dinyatakan siap menyambut ribuan tamu dari seluruh Indonesia.
Kampus negeri terbesar di Provinsi Maluku itu dinilai memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menjadi tuan rumah Muktamar VIII Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang dijadwalkan berlangsung pada medio Desember 2026.
Penilaian itu bukan datang dari satu pihak saja. Ketua Umum ICMI, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., yang juga menjabat Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebelumnya sudah turun langsung meninjau auditorium Unpatti, lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembukaan Muktamar.
Dari peninjauan itu, ia mengakui fasilitas kampus tersebut sudah cukup memadai.
Penilaian serupa kembali disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan ICMI, Zulkifli Hasan, yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Usai memberikan kuliah umum di aula Rektorat Unpatti, Rabu (2/9/2026), ia menyebut kampus tersebut sebagai pilihan yang tepat.
“Unpatti ini kampus terbaik, sehingga sangat layak,” kata Zulkifli kepada awak media.
Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Maluku, Dr. Ruslan Tawari, mengatakan momentum kunjungan Zulkifli ke Maluku sekaligus dimanfaatkan untuk menunjukkan kesiapan panitia lokal.
Ruslan, yang juga menjabat Wakil Rektor IV Unpatti, menyebut kehadiran Menko Pangan itu memperkuat keyakinan bahwa persiapan sudah berjalan sesuai rencana.
“Tentu kehadiran beliau, mempertegas kesiapan panitia Muktamar VIII yang akan berlangsung pada bulan Desember 2026 nanti,” ujar Ruslan.
Ia juga menyinggung soal masukan dari seorang mahasiswa mengenai persoalan infrastruktur di Maluku, yang menurutnya turut dibahas dalam diskusi singkat bersama Zulkifli dan rombongan anggota DPR RI yang ikut hadir.
Ruslan menilai kehadiran mereka bisa menjadi jalan untuk mendorong penyelesaian persoalan tersebut lewat Dewan Pertimbangan ICMI, mengingat waktu persiapan Muktamar yang semakin sempit.
“Itu adalah suatu hal yang penting bagi kita semua di Maluku, dan ICMI akan mendorong hal ini di dewan pertimbangan. Kemudian kita berharap, tadi dalam diskusi singkat dengan beliau, kami diminta untuk menjelaskan tentang persiapan pelaksanaan Muktamar nanti, mengingat waktunya semakin mepet,” ungkapnya.
Soal jadwal persiapan, Ruslan mengungkap panitia lokal akan lebih dulu menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Roktu Muktamar pada 20 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Kegiatan ini disebutnya berkaitan dengan agenda hilirisasi energi, dan direncanakan turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
“Ini salah satu kegiatan terkait dengan hilirisasi energi yang dilaksanakan bertepatan dengan hari sumpah pemuda. Kegiatan ini tentu menghadirkan beberapa menteri kabinet merah putih,” ungkapnya.
Untuk kehadiran menteri, panitia disebut sudah punya daftar prioritas.
“Yang kita minta hadir adalah Menteri ESDM, jika berhalangan misalnya, kita minta Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat,” ungkap Ruslan.
Dari sisi sarana pendukung, saat ini Unpatti tengah melakukan renovasi auditorium yang direncanakan menjadi lokasi pembukaan Muktamar, acara yang menurut rencana akan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Soal jumlah peserta, Muktamar VIII ICMI diperkirakan akan dihadiri sekitar dua ribu orang.
Mereka nantinya akan disebar ke sejumlah lokasi penampungan, di antaranya asrama haji, Balai Diklat, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), hingga Balai Kementerian Agama.
“Jadi peserta sebagian akan ditempatkan di tempat-tempat yang disediakan, tapi tidak menutup kemungkinan bagi peserta yang donasinya lebih dia akan mencari tempat penginapannya sendiri, tapi yang jelas dari panitia kesiapannya seperti itu,” pungkasnya. (**)
Halaman : 1 2