Nagekeo, NTT · Sabtu, 15 Agustus 2026 Update data pukul 12.30 WIB
14 meninggal
Data BNPB per pukul 12.30 WIB — 2 luka berat, 11 luka ringan, masih dalam proses verifikasi
Gempa dangkal akibat sesar naik Flores Back-Arc Thrust mengguncang Nagekeo dini hari, memicu peringatan tsunami di NTT, NTB, dan Sulawesi Selatan sebelum dicabut 2,5 jam kemudian.
01Kronologi Pagi Kejadian
04.58 WIB
Gempa utama M7,7 terjadi 30 km timur laut Mbay, Nagekeo, kedalaman 15 km.
05.00 WIB
BMKG rilis Peringatan Dini Tsunami tahap pertama, dua menit pascagempa.
05.09 WIB
Pemutakhiran Peringatan Dini Tsunami tahap kedua dirilis BMKG.
06.13 WITA
Gempa susulan M6,2 di timur laut Labuan Bajo, salah satu dari 52 aftershock.
07.31 WIB
Peringatan dini tsunami resmi dicabut setelah tak ada kenaikan muka laut signifikan.
02Suara dari Lapangan
“
Korban jiwa, saat ini informasi yang saya terima sudah ada lima orang, dua di Sikka, tiga di Manggarai.
— Melki Laka Lena, Gubernur Nusa Tenggara Timur
“
PLN memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas vital, seperti rumah sakit dan posko bencana.
— F. Eko Sulistyono, GM PLN UIW NTT
“
Informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
— Arief Tyastama, Kepala Stasiun Geofisika Kupang BMKG, soal isu gempa susulan besar
03Sebaran Dampak per 12.30 WIB
6+5+3
Meninggal dunia: Manggarai 6, Manggarai Timur 5, Sikka 3 orang
±2.000
Warga Nagekeo melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih tinggi
Gempa susulan tercatat hingga pukul 08.00 WIB, M3,6–M6,3
04Tinggi Gelombang Tsunami Terpantau
Maurole, Ende0,94 m
Pelabuhan Kewapante, Sikka0,38 m
Labuan Bajo0,36 m
Flores Timur0,25 m
05Pemulihan Kelistrikan PLN
Dari 3.478 gardu distribusi yang terganggu, PLN UIW NTT telah menormalkan 429 gardu dan 6 dari 11 gardu induk hingga pukul 11.30 WITA. PLTMG Maumere dan PLTD Labuan Bajo dinyatakan aman dan menjadi tumpuan awal pemulihan sistem.
BMKG dan BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan retak atau rusak struktur, serta tidak terpengaruh isu gempa susulan besar yang beredar di media sosial dan telah dibantah sebagai hoaks oleh BMKG Kupang.
Sumber: BNPB, BMKG, PT PLN (Persero) UIW NTT — keterangan resmi dan konferensi pers, Sabtu (15/8/2026).