Sabtu, 12 Sep 2026 - :
7 Agu 2026 - 10:25 | 79 Views | 0 Suka

Kasus Bansos Beras, Kakak Hary Tanoesoedibjo Kembali Tak Hadir di KPK

10 mnt baca

Inilahdata.com – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali gagal menghadirkan Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau yang akrab disapa Rudy Tanoe, dalam agenda pemeriksaan sebagai saksi pada Kamis (6/8/2026).

Kakak kandung bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo itu mestinya diperiksa terkait dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial beras bagi keluarga penerima manfaat dalam Program Keluarga Harapan.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan ketidakhadiran tersebut. Ia menyebut pihak Rudy telah lebih dulu mengirimkan konfirmasi permintaan penjadwalan ulang kepada penyidik.

“Saksi yang dipanggil saudara RBT kembali tidak hadir dalam penjadwalan pemeriksaan dan sudah menyampaikan konfirmasi untuk permintaan penjadwalan ulang,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

Meski begitu, KPK meminta Rudy bersikap kooperatif pada agenda pemeriksaan berikutnya. Budi menegaskan lembaganya tidak ingin penjadwalan ulang terus berulang karena berpotensi mengganjal jalannya penyidikan.

Keterangan Rudy, menurutnya, sangat dibutuhkan penyidik untuk merampungkan berkas perkara, termasuk memetakan konstruksi utuh kasus dan peran para pihak yang terlibat, baik tersangka maupun pihak lain.

Bila ke depan Rudy tetap tak kunjung memenuhi panggilan, KPK menyatakan akan mempertimbangkan opsi hukum lanjutan.

“Tentunya nanti penyidik akan mempertimbangkan langkah hukum berikutnya terhadap pihak-pihak yang apakah kemudian kembali tidak hadir dalam penjadwalan pemeriksaan tersebut,” ujar Budi.

Di sisi lain, kuasa hukum Rudy Tanoe, Ricky Herbert Parulian Sitohang, membantah kliennya mangkir dari panggilan. Ia mengklaim telah mengajukan surat permohonan penundaan secara resmi dan surat itu sudah disetujui oleh KPK, dengan jadwal pemeriksaan baru dipindah ke hari Selasa karena kliennya harus menjalani pemeriksaan kesehatan (check up).

“Resmi kok (meminta) jadwal ulang, bukan mangkir. Saya yang tanda tangan surat penundaan jadi hari Selasa karena beliau check up. Pasti hadir saya dampingi,” kata Ricky kepada wartawan.

“Jadi tidak benar mangkir, ada surat resmi kita sebelum jadwal pemeriksaan saksi. Mohon penundaan hari Selasa, surat resmi dan dicap di KPK,” tambahnya.

Dalam perkara ini, status Rudy Tanoe sesungguhnya sudah naik dari saksi menjadi salah satu tersangka. Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik itu diduga ikut berperan dalam praktik culas yang menyebabkan kerugian negara ditaksir mencapai Rp200 miliar.

Penyidikan bermula dari pengusutan KPK atas dugaan korupsi penyaluran dana bantuan sosial beras dalam skema Program Keluarga Harapan.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan tiga orang dan dua korporasi sebagai tersangka. Dua entitas bisnis yang berstatus tersangka adalah PT Dosni Roha dan PT Dosni Roha Logistik, sementara identitas lengkap tersangka perorangan belum diumumkan secara terbuka oleh lembaga antirasuah.

Kendati demikian, penyidik sempat membuka informasi soal permintaan pencegahan ke luar negeri terhadap empat nama: Rudy Tanoe; Herry Tho, Direktur Operasional PT DNR Logistik periode 2021–2024; Kanisius Jerry Tengker, Direktur Utama PT DNR Logistik periode 2018–2022; serta Edi Suharto, mantan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%