Sabtu, 12 Sep 2026 - :
30 Jul 2026 - 15:27 | 99 Views | 0 Suka

Bukan Tarif AS, Impor Jadi Ancaman Nyata Tekstil RI

13 mnt baca
PMI MANUFAKTUR 46,9 JUNI 2026 / UTILISASI PEMINTALAN <50% / TARIF TRQ AS 0% KHUSUS KAPAS / TARIF PAKAIAN JADI TETAP 19% /
APSyFI — Asosiasi Produsen Serat & Benang Filamen
TENUN VS IMPOR CELAH PASAR DOMESTIK
Torak menenun benang, sementara kotak impor menerobos lewat celah yang merenggang
Ancaman Tekstil Bukan Tarif AS, Tapi Impor di Rumah Sendiri
Redma Gita Wirawasta: Pasar Domestik Digerus, Ekspor Ikut Lemah
Ketua Umum APSyFI Redma Gita Wirawasta menyebut kebijakan pro-ekspor yang dibarengi kemudahan impor justru mengorbankan pasar domestik dan melemahkan daya saing industri tekstil dari hulu hingga hilir.
PMI Manufaktur Juni 2026
46,9indeks
Kontraksi dari 50 pada Mei 2026
Utilisasi Industri Pemintalan
<50persen
Menghambat pemenuhan syarat kuota TRQ
Tarif TRQ Bahan Baku Kapas
0persen
Berlaku terbatas untuk kapas & turunannya
Tarif Produk Hilir/Garmen
19persen
Tarif resiprokal AS tetap berlaku
Tren PMI Manufaktur Menuju Kontraksi
51,2
50,4
50,0
46,9
MarAprMeiJun
Ambang ekspansi = 50
Indeks di bawah 50 menandakan kontraksi aktivitas manufaktur
“Sampai saat ini pemerintah dan banyak pelaku gagal paham terkait dorongan untuk ekspor. Berbagai kemudahan dan fasilitas impor diberikan, bahkan dengan mengorbankan pasar domestik.”
Redma Gita Wirawasta — Ketua Umum APSyFI
Resep Sukses Ekspor Negara Pesaing
CINA
Kuasai Pasar Domestik Lebih Dulu
Rantai pasok serat-benang-kain-pakaian jadi terintegrasi penuh sebelum agresif ke pasar ekspor.
INDIA
Minim Ketergantungan Impor
Struktur biaya lebih kompetitif karena bahan baku hulu diproduksi sendiri di dalam negeri.
VIETNAM
Integrasi Hulu-Hilir Kuat
Fokus memperkuat industri domestik sebagai fondasi sebelum melesat jadi pemain ekspor utama.
“Tapi industri garment kita sebagian besar bahan bakunya dari China, jadi TRQ ini masih jadi PR jika kita ingin mendapatkan benefitnya.”
Redma Gita Wirawasta — Ketua Umum APSyFI
Jejak Kesepakatan Dagang RI-AS
Kamis, 19 Februari 2026
ART resmi diteken di Washington DC
Prabowo dan Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade; tekstil masuk skema tarif 0% lewat TRQ berbasis kapas.
Jumat, 13 Maret 2026
Pemerintah perjelas cakupan tarif
Wamenperin menegaskan tarif 0% hanya untuk kapas dan turunannya; pakaian jadi tetap kena tarif 19%.
Juni 2026
PMI manufaktur jatuh ke zona kontraksi
Indeks anjlok ke 46,9, turun dari posisi ekspansif 50 pada Mei, mencerminkan tekanan berat di sektor tekstil.
Kamis, 30 Juli 2026
APSyFI angkat suara ke publik
Redma menegaskan proteksi pasar domestik, bukan tarif AS, sebagai prioritas utama pembenahan industri.
Anatomi Skema TRQ Tekstil RI-AS
Cakupan tarif 0%Kapas & turunannya saja
Produk hilir/garmenTetap tarif 19%
Syarat kuota eksporVolume impor kapas AS
Kendala utamaUtilisasi pemintalan <50%
“Jadi kalau mau ekspornya kuat, pemerintah harus memperkuat integrasi industri terlebih dahulu dan melepaskan diri dari ketergantungan bahan baku impor.”
Redma Gita Wirawasta — Ketua Umum APSyFI
1
APSyFI menilai ancaman terbesar tekstil bukan tarif AS, melainkan lemahnya proteksi pasar domestik yang terus dibanjiri produk impor.
2
Cina, India, dan Vietnam sukses berekspor karena lebih dulu menguasai pasar domestik lewat integrasi industri hulu-hilir yang kuat.
3
Skema TRQ 0% dari AS belum optimal karena industri garmen nasional masih bergantung pada bahan baku asal Cina, bukan AS.
Sumber
Katadata.co.id, Kamis (30/7/2026) · CNBC Indonesia · Hukumonline · Bloomberg Technoz · Indotextiles.com · UKMIndonesia.id · APSyFI.org

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%