Indeks Baru untuk Nilai Kinerja SPPG di Seluruh Daerah
DIUSULKAN MENKEU PURBAYA YUDHI SADEWA
Purbaya meminta DJPb menyusun indeks penilaian nasional untuk mengukur penerimaan masyarakat dan kualitas pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap daerah, sekaligus membandingkan kinerjanya antarwilayah.
RANCANGANTangga Skala Penilaian SPPG
Skala indeks masih dalam tahap penyusunan oleh DJPb Kemenkeu
DATATemuan Kunjungan ke Jawa Barat
6.794
Unit SPPG di Jabar
Total unit pelayanan gizi yang tercatat aktif di wilayah Jawa Barat.
1.600-2.800
Porsi per Unit
Kisaran kapasitas penyediaan makanan tiap SPPG yang dipantau di Jabar.
275 Unit
Realisasi Survei
Melampaui target awal 199 unit survei yang ditetapkan Kanwil DJPb Jabar.
CAPAIANProgres Survei Tiga Program Strategis
SPPG
275 dari target 199
Sekolah Rakyat
22 dari 26 sekolah
KDKMP
22 dari target 147
KUTIPANPernyataan Menteri Keuangan
“Sekolah Rakyat perlu lebih dipromosikan kepada publik. Program ini memiliki berbagai keunggulan, tetapi masih kurang mendapatkan eksposur.”
PY
Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan RI – Bandung, 24 Agustus 2026
“Kami punya di seluruh provinsi sampai daerah tingkat II di seluruh Indonesia, per Kanwil Perbendaharaan. Itu kami manfaatkan sekarang, untuk melakukan survei ke semua SPPG.”
PY
Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan RI – Jakarta, 12 Agustus 2026
CAKUPANKelompok Penerima Manfaat SPPG
PAUD
SD Sederajat
SMP Sederajat
SMA Sederajat
Balita
Ibu Hamil
Ibu Menyusui
Dari uji petik di Jawa Barat, kualitas SPPG dinilai sudah cukup baik. Namun bagi Purbaya, penilaian yang konsisten dan terstandardisasi secara nasional menjadi kunci agar evaluasi program gizi ini tidak berhenti pada kesan sesaat di satu daerah saja.
INILAHDATA.COM
Sumber: Katadata.co.id, “Purbaya Siapkan Indeks untuk Ukur Kinerja SPPG di Daerah, Skala 1-5,” 24 Agustus 2026.