Gempa utama Sabtu, 15/8/2026 Update Kamis, 20 Agustus 2026
3.002 Gempa Susulan
TERCATAT DI FLORES SEJAK GEMPA UTAMA M7,7
BMKG memastikan tren guncangan susulan mulai melandai — namun meminta warga tetap waspada hingga akhir September 2026.
SEISMOGRAFSebaran Kekuatan Gempa Susulan
M1,1–6,2
Rentang Magnitudo
86×
Dirasakan Warga
25×
Magnitudo ≥5,0
Data BMKG per Rabu (19/8/2026) — gempa terbesar susulan tercatat M6,2.
EPISENTRUMSumber Guncangan
Gempa M7,7 bersumber dari sesar naik Flores Back-Arc Thrust, 30 km timur laut Nagekeo, kedalaman dangkal 15 km — karakter serupa gempa Flores M7,5 tahun 1992. BMKG menyebut zona ini masih menyimpan potensi maksimum hingga M7,8–7,9.
PROYEKSIKurva Peluruhan Gempa Susulan
Tren aktivitas gempa susulan sudah menurun; BMKG proyeksikan mendekati level rendah dalam 21–30 hari — bukan jaminan gempa berhenti total.
PERNYATAANDari BMKG & BNPB
Nelly Florida Riama — Deputi Geofisika BMKG
“Sebanyak 86 kali gempa susulan yang dilaporkan langsung oleh masyarakat. Terdapat 25 kejadian dengan magnitude 5,0 atau lebih.”
Letjen TNI Suharyanto — Kepala BNPB
“Jangan panik, tetapi tetap waspada… gempa-gempa itu tidak sebesar gempa utama.”
DAMPAKStatus Kemanusiaan Terkini
⛺
59.647
Total pengungsi — terbanyak di Manggarai (20.333 jiwa)
🕯️
71 jiwa
Korban meninggal per 19/8, bertambah dari Kab. Nagekeo
📦
398 ton
Bantuan logistik tersalur, 15–18 Agustus 2026
🚢
KRI Bung Hatta
Berangkat Labuan Bajo → Reok, Manggarai (18/8)
Grafik boleh melandai, tapi ribuan warga Flores masih memilih tidur di bawah terpal — bukti bahwa angka statistik dan rasa aman tidak selalu berjalan seiring.
INILAHDATA.COM
Sumber: Siaran Pers BMKG & keterangan resmi BNPB, Kamis (20/8/2026); BMKG.go.id; Kompas.com; Bisnis.com; Tribunkaltim.co; ITB.ac.id — data per 19–20 Agustus 2026.