Sabtu, 13 Jun 2026 - :
11 Jun 2026 - 07:51

BYD Terlempar dari 10 Besar Pasar Otomotif Indonesia

2 mnt baca

3 Poin Penting

1. Suzuki naik ke posisi ketiga nasional
Suzuki menjual 6.108 unit pada Mei 2026 dan berhasil menggeser Mitsubishi dari posisi ketiga pasar otomotif Indonesia.
Jaecoo mencuri perhatian
2. Pendatang baru Jaecoo menembus lima besar dengan penjualan 3.000 unit pada Mei, mengungguli Isuzu dan Honda.
3. BYD keluar dari 10 besar
Penjualan BYD turun menjadi 895 unit pada Mei 2026 sehingga terlempar ke posisi ke-14, menandakan meredanya euforia awal pasar terhadap merek EV tersebut.

Inilahdata.com, JAKARTA – Peta persaingan pasar otomotif roda empat Indonesia kembali mengalami perubahan signifikan sepanjang Mei 2026. Meski Toyota dan Daihatsu masih mempertahankan dominasinya di posisi teratas, persaingan sengit terjadi di papan tengah dengan munculnya pemain baru yang berhasil menggeser merek-merek mapan.

Salah satu kejutan terbesar datang dari Suzuki yang sukses naik ke posisi ketiga penjualan nasional. Pada Mei 2026, Suzuki mencatatkan penjualan sebanyak 6.108 unit, sehingga total penjualannya sepanjang Januari-Mei mencapai 30.363 unit. Capaian tersebut membuat Suzuki berhasil melampaui Mitsubishi yang harus turun ke posisi keempat dengan penjualan 4.166 unit pada bulan yang sama.

Selain Suzuki, pendatang baru Jaecoo juga menjadi sorotan utama. Merek yang fokus pada segmen SUV urban itu berhasil menembus lima besar pasar otomotif nasional setelah membukukan penjualan 3.000 unit pada Mei 2026. Secara kumulatif, Jaecoo telah menjual 14.288 unit sepanjang lima bulan pertama tahun ini.

Keberhasilan Jaecoo dinilai tidak lepas dari strategi harga yang kompetitif, ketersediaan pasokan yang cepat, serta kemampuan membaca kebutuhan konsumen di segmen SUV perkotaan. Bahkan, Jaecoo mampu mengungguli sejumlah merek besar seperti Isuzu yang mencatatkan 2.570 unit dan Honda dengan 2.378 unit.

Di sisi lain, kabar kurang menggembirakan datang dari BYD. Produsen kendaraan listrik yang sebelumnya mendapat perhatian besar dari pasar Indonesia itu mengalami penurunan tajam. Pada Mei 2026, BYD hanya membukukan penjualan 895 unit, sehingga terlempar ke posisi ke-14 dan keluar dari jajaran 10 besar merek terlaris nasional.

Penurunan tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa euforia awal terhadap BYD mulai mereda. Tantangan ke depan bagi produsen kendaraan listrik asal China itu adalah menjaga momentum pertumbuhan di tengah persaingan yang semakin ketat dan meningkatnya pilihan kendaraan bagi konsumen Indonesia. (sat)

10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia – Mei 2026 :

1. Toyota: 24.846 unit / Januari - Mei: 111.119 unit
2. Daihatsu: 11.140 unit / Januari - Mei: 59.420 unit
3. Suzuki: 6.108 unit / Januari - Mei: 30.363 unit
4. Mitsubishi: 4.166 unit / Januari - Mei: 28.445 unit
5. Jecoo: 3.000 unit / Januari - Mei: 14.288 unit
6. Isuzu: 2.570 unit / Januari - Mei: 10.820 unit
7. Honda: 2.378 unit / Januari - Mei: 18.271 unit
8. FUSO: 2.371 unit / Januari - Mei: 13.459 unit
9. Hino: 2.056 unit / Januari - Mei: 8.341 unit
10.Geely: 1.710 unit / Januari - Mei: 6.413 unit
11. 
12.
13.
14. BYD: 859 unit / Januari - Mei: 17.993 unit 
Editor Inilahdata.com

Akurat berbasis data Update berita disini ⬇️
YouTube meluncurkan buku panduan Digital Wellbeing Guidebook sebagai bentuk tanggung jawab platform digital dalam mengedukasi orang tua, sekaligus mendukung implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan PP TUNAS terkait perlindungan anak. Meutya Hafid menegaskan masih banyak orang tua yang membutuhkan panduan dalam mendampingi anak menggunakan media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya agar tetap aman di dunia digital. 
Buku panduan ini disusun bersama Rumah Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta para ahli. Tujuannya bukan membatasi akses teknologi, melainkan memastikan anak memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan sesuai usia. www.inilahdata.com. #inilahdata #
 photo

GALERY FOTO

GALERY VIDEO

PARTNER

ADVERTISING

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%