GUBERNUR BI PERRY WARJIYO MUNDUR /IHSG ▼1,88% KE 6.196,43/ DESTRY DAMAYANTI JADI PJS GUBERNUR /RUPIAH TERTEKAN SEPANJANG MEI-JULI/ ANALIS: PASAR WAIT AND SEE /TRANSISI CEPAT BISA REDAM VOLATILITAS/
Garis Denyut Pasar Saat Kursi Gubernur Kosong
Kursi Gubernur BI Kosong, Pasar Masuk Fase Wait and See
Perry Warjiyo resmi mundur dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada Senin (27/7/2026), menyusul tekanan berbulan-bulan terhadap rupiah dan IHSG. Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti otomatis menjabat Pejabat Sementara sesuai UU Bank Indonesia, sementara analis menilai arah pasar bergantung pada kecepatan dan kredibilitas proses suksesi.
IHSG Penutupan Jumat
6.196,43
Turun 1,88%, 11 sektor terkoreksi
Rentang Tekanan Rupiah
Rp17.600–18.110
Terjadi sejak Mei–Juli 2026
Masa Jabatan Perry
±7 Tahun
2018–2023, lanjut 2023–2028
Pejabat Sementara
Destry Damayanti
Deputi Gubernur Senior BI
Rangkaian Peristiwa
Jumat, 24 Juli
IHSG ditutup melemah 1,88% ke 6.196,43, seluruh 11 sektor saham domestik terkoreksi di tengah tekanan rupiah yang berkepanjangan.
Minggu, 26 Juli
Pemerintah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo dan meneruskannya kepada Presiden Prabowo Subianto.
Senin, 27 Juli — Pagi
Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan pengunduran diri Perry dalam konferensi pers di Kantor Bank Indonesia, Jakarta.
Senin, 27 Juli — Berjalan
Destry Damayanti otomatis menjabat Pejabat Sementara Gubernur BI sesuai UU Bank Indonesia, menanti proses penunjukan definitif.
Yang Disampaikan Pihak Terkait
“
Jika proses transisi berlangsung cepat, transparan, dan tetap menjaga independensi Bank Indonesia dan kesinambungan kebijakan moneter, maka tekanan terhadap pasar kemungkinan hanya bersifat sementara.