Diminta lewat Bagus ke Tessar. Rp25 juta disiapkan Juniadi, sisanya Subdit Izin Tinggal. Silmy diberi kode “malaikat” dalam rekap.
Gratifikasi dakwaan kedua
Rp31,38 MPembelian saham di beberapa perusahaan sekuritas atas nama Silmy, 1 Agustus 2023 sampai 11 September 2025.
Rp2,56 MSetoran tunai berketerangan Dana Operasional Wakil Menteri, 19 Agustus 2025 sampai 11 Mei 2026.
Rp50 juta dan kuliah S3
Akhir 2025Pilot Tempo Scan
Setelah izin tinggal pilot milik Handojo terbit, Silmy bertanya soal imbalan. Bagus menjawab Rp50 juta dan uang itu dibiarkan dipegangnya.
Desember 2025Kuliah Brawijaya
Atas perintah Silmy, Bagus membayar kebutuhan kuliah S3-nya sekitar Rp50 juta.
“Apabila bersedia (membayar) maka permohonan akan dipercepat dan apabila belum menyerahkan uang akan diproses belakangan ataupun izin tidak diterbitkan.”
Jaksa penuntut umum KPK
“Perlu saya tegaskan bahwa Rp168 miliar itu bukan uangnya Pak Silmy.”
Soesilo Aribowo, kuasa hukum Silmy Karim
Pasal didakwakan. Pemerasan: Pasal 12 huruf e juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 20 huruf c dan Pasal 127 ayat (1) KUHP. Gratifikasi: Pasal 12B juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 127 ayat (1) KUHP. Perkara bermula dari OTT KPK 2-3 Juni 2026 dengan delapan tersangka, dan KPK menyita aset sekitar Rp150 miliar terkait dugaan TPPU.
Inilahdata.comSumber: Surat dakwaan JPU KPK, sidang perdana Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026)