Hashim menilai Mentan Amran berhasil mencapai swasembada beras tiga tahun lebih cepat dari target.
Menurut Hashim, target swasembada mestinya diberikan Presiden Prabowo kepada Mentan untuk 2029, tetapi Kementerian Pertanian sudah mencapainya tiga tahun lebih awal.
Rencana yang diumumkan dua tahun lalu
Buka sawah 2 juta sampai 3 juta hektareDisiapkan untuk mendukung kebutuhan pangan nasional.Menurut Hashim kini
Cukup optimalkan lahan yang adaProduksi naik lewat optimalisasi lahan, sehingga pembukaan lahan baru skala besar tidak diperlukan lagi.5,3 juta ton
stok beras nasional, menurut informasi dari Mentan Amran yang disampaikan Hashim500 ribu ton
kontrak ekspor beras ke Malaysia, setelah lama Indonesia tidak mengekspor berasKontrak ekspor setara sekitar 9% dari stok yang disebutkan (hitungan kasar).
Hashim berpendapat, bila kebutuhan pangan terpenuhi lewat peningkatan produksi, pemerintah tidak harus membuka lahan pertanian baru hingga jutaan hektare.
Kondisi ini, katanya, mulai menarik perhatian investor internasional karena menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan upaya menjaga lingkungan bisa berjalan bersamaan.
“Program yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian, Pak Amran Sulaiman, terus terang saja saya sebut namanya, itu sangat-sangat berhasil.”
“Sekarang kita sudah punya kontrak untuk ekspor 500 ribu ton beras ke Malaysia.”
“Pemerintah sekarang tidak perlu lagi melaksanakan perluasan lahan sawah yang 2 juta hektare, 3 juta hektare yang diumumkan 2 tahun yang lalu, tidak perlu lagi.”
Gudang yang penuh kini dipakai untuk dua hal: menjaga cadangan dan membuka lagi pintu ekspor.
Halaman : 1 2