Kamis, 08 Okt 2026 - :
8 Okt 2026 - 14:50 | 5 Views | 0 Suka

Hashim Puji Program Mentan Amran: Sangat Berhasil

9 mnt baca
Pernyataan Hashim Djojohadikusumo, JakartaRabu, 7 Oktober 2026

Hashim menilai Mentan Amran berhasil mencapai swasembada beras tiga tahun lebih cepat dari target.

Stok: 5,3 juta ton
Ekspor: 500 ribu ton ke Malaysia
Lahan sawah baru: tak lagi diperlukan
Target dan capaian
3 tahun lebih awalTarget 2029
Swasembada beras tercapai lebih cepat
2029

Menurut Hashim, target swasembada mestinya diberikan Presiden Prabowo kepada Mentan untuk 2029, tetapi Kementerian Pertanian sudah mencapainya tiga tahun lebih awal.

Rencana perluasan lahan sawah

Rencana yang diumumkan dua tahun lalu

Buka sawah 2 juta sampai 3 juta hektareDisiapkan untuk mendukung kebutuhan pangan nasional.

Menurut Hashim kini

Cukup optimalkan lahan yang adaProduksi naik lewat optimalisasi lahan, sehingga pembukaan lahan baru skala besar tidak diperlukan lagi.
Stok dan peluang ekspor

5,3 juta ton

stok beras nasional, menurut informasi dari Mentan Amran yang disampaikan Hashim

500 ribu ton

kontrak ekspor beras ke Malaysia, setelah lama Indonesia tidak mengekspor beras

Kontrak ekspor setara sekitar 9% dari stok yang disebutkan (hitungan kasar).

Kaitan dengan lingkungan

Hashim berpendapat, bila kebutuhan pangan terpenuhi lewat peningkatan produksi, pemerintah tidak harus membuka lahan pertanian baru hingga jutaan hektare.

Kondisi ini, katanya, mulai menarik perhatian investor internasional karena menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan upaya menjaga lingkungan bisa berjalan bersamaan.

Seluruh capaian dalam infografis ini disampaikan Hashim Djojohadikusumo. Angka stok bersumber dari informasi Mentan yang ia terima.
Kutipan

“Program yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian, Pak Amran Sulaiman, terus terang saja saya sebut namanya, itu sangat-sangat berhasil.”

Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi

“Sekarang kita sudah punya kontrak untuk ekspor 500 ribu ton beras ke Malaysia.”

Hashim Djojohadikusumo

“Pemerintah sekarang tidak perlu lagi melaksanakan perluasan lahan sawah yang 2 juta hektare, 3 juta hektare yang diumumkan 2 tahun yang lalu, tidak perlu lagi.”

Hashim Djojohadikusumo

Gudang yang penuh kini dipakai untuk dua hal: menjaga cadangan dan membuka lagi pintu ekspor.

Inilahdata.com
Sumber: Keterangan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo di Jakarta (7/10/2026)
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%