Rabu, 29 Jul 2026 - :
4 Jul 2026 - 12:06 | 106 Views | 0 Suka

Setahun Danantara: Laba BUMN Melonjak, Bursa Masih Menunggu Bukti

11 mnt baca

Bukan cuma soal restrukturisasi

Di balik angka-angka yang tampak mengkilap, sejumlah pihak mengingatkan agar publik tidak buru-buru menyimpulkan bahwa seluruh perbaikan ini murni hasil kerja transformasi internal.

Managing Partner BUMN Research Group LM FEB UI Toto Pranoto menilai pembacaan laba BUMN perlu dilakukan lebih cermat untuk memilah mana dampak restrukturisasi dan mana yang sekadar terbawa arus siklus global.

“Laba BUMN itu mesti dicek apakah benar akibat proses restrukturisasi yang sudah berhasil atau akibat dampak siklikal geopolitik global.’’ paparnya.

Menurutnya, capaian MIND ID maupun Pupuk Indonesia tak lepas dari pengaruh naik-turunnya harga komoditas dunia, meski kontribusi efisiensi internal tetap ada.

Toto juga menyoroti bahwa struktur laba BUMN masih timpang: sekitar 75 persen dari total laba pelat merah masih ditopang oleh hanya enam emiten besar, sebuah pola pareto yang menurutnya belum banyak berubah meski proses transformasi sudah berjalan setahun.

Sorotan lain datang dari Direktur NEXT Indonesia Center Herry Gunawan, yang mengingatkan potensi risiko fiskal jangka panjang dari komitmen harga jual listrik yang tinggi pada proyek WTE yang digarap Danantara.

Ia mendorong lembaga pengelola investasi ini untuk lebih serius menggaet modal swasta global, mengingat rasio investasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sempat berada di titik terendah dalam satu dekade terakhir.

“Investasi merupakan kontributor PDB yang terbesar kedua, setelah konsumsi rumah tangga. Masalahnya, rasio investasi terhadap PDB pada 2025 merupakan yang terendah dalam 10 tahun terakhir. Ini pekerjaan rumah besar bagi Danantara dalam rangka menciptakan nilai tambah atas kehadirannya,” ujarnya.

Tantangan jangka panjang lainnya dinilai lebih bersifat kultural ketimbang finansial: menyatukan budaya kerja dan birokrasi puluhan entitas yang baru saja digabungkan.

Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Paruntu menegaskan bahwa keberhasilan memangkas jumlah entitas usaha tidak otomatis menjamin keberlanjutan laba dalam jangka panjang.

Ia menyebut tahap yang jauh lebih penting adalah memastikan integrasi pasca-merger berjalan efektif, mulai dari harmonisasi budaya kerja hingga proses bisnis.

Pasar modal masih wait and see

Optimisme di atas laporan keuangan itu belum sepenuhnya menular ke lantai bursa.

Hingga akhir semester I/2026, indeks IDX BUMN20 masih terkoreksi 25,08 persen secara year to date, meski pelemahan ini relatif lebih terkendali dibanding koreksi IHSG (-34,74 persen), LQ45 (-34,67 persen), maupun IDX80 (-28,12 persen) pada periode yang sama.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, sejumlah saham BUMN yang sempat terpuruk justru mencatat rebound harga yang tajam, sejalan dengan narasi turnaround yang mulai dipercaya sebagian investor.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai perbaikan fundamental tersebut menjadi modal penting agar saham-saham pelat merah kembali dilirik pada paruh kedua tahun ini, meski ia mengakui pasar belum sepenuhnya yakin.

“Turnaround tersebut memberikan fondasi yang sesuai bagi saham-saham BUMN. Hanya saja, pasar saat ini masih menunggu bukti kelanjutan dalam rangka re-rating valuasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dengan kata lain, laporan keuangan yang lebih sehat baru menjadi babak pertama.

Babak berikutnya, konsistensi laba operasional yang teruji lintas siklus komoditas, transparansi laporan konsolidasian, dan pembuktian bahwa integrasi budaya kerja benar-benar berjalan, masih harus ditulis dalam satu hingga beberapa tahun ke depan. (**)

Sumber: Bisnis.com, Kompas.com, Antara, CNN Indonesia, Liputan6.com, Republika.co.id, Kontan.co.id, dan keterangan resmi Danantara Indonesia (Juni–Juli 2026).

Disclaimer: artikel ini bersifat informatif dan tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Penulis Berita

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%