Sabtu, 12 Sep 2026 - :
7 Sep 2026 - 12:34 | 38 Views | 0 Suka

Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Amonia-Urea Raksasa di Rusia

11 mnt baca

Inilahdata.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) membuka penjajakan investasi pada proyek fasilitas produksi amonia dan urea berskala global bernama Nakhodka Fertilizer Plant Phase 2 (NFP-2) yang berlokasi di Primorsky Krai, Rusia.

Proyek ini dikembangkan oleh holding JSC Ruschem dan ditargetkan beroperasi secara komersial pada sekitar tahun 2030.

Langkah awal kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk melakukan studi bersama atau joint study.

Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9).

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyebut kerja sama dengan Rusia ini sejalan dengan strategi perusahaan memperluas alternatif sumber produksi dan pasokan pupuk demi memperkuat ketahanan rantai pasok nasional.

Ia menilai kerja sama ini juga membuka peluang bagi Pupuk Indonesia mengakses produksi amonia dan urea berbasis gas alam dengan struktur biaya bahan baku yang kompetitif.

“Penjajakan kerja sama kajian ini merupakan salah satu opsi strategi jangka panjang Pupuk Indonesia untuk mengamankan akses bahan baku dan kapasitas produksi global,” kata Rahmad dalam keterangannya, dikutip Senin (7/9).

Pengalaman panjang Pupuk Indonesia dalam mengolah gas menjadi amonia dan urea, menurut Rahmad, menjadi modal penting saat mengkaji peluang di Rusia, terlebih karakteristik Nakhodka Fertilizer Plant yang juga memakai gas alam sebagai basis produksinya dinilai relevan dengan pengalaman tersebut.

Sebagai gambaran, NFP merupakan proyek kompleks industri metanol, amonia, dan urea berskala global di Primorsky Krai, Rusia Timur, milik JSC Ruschem.

Fasilitas ini direncanakan berkapasitas sekitar 1,8 juta ton metanol, 2 juta ton amonia, dan 3,5 juta ton urea per tahun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, menyebut penjajakan ini sebagai tindak lanjut konkret dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam rangkaian EEF ke-11.

Menurutnya, kerja sama ini membuka peluang investasi global bagi Pupuk Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan bahan baku dan industri dalam negeri.

“Pupuk Indonesia ini performance-nya makin lama makin bagus, makin efisien, sehingga mempunyai potensi yang sangat besar untuk berinvestasi di Vladivostok dan dengan pihak Rusia. Diharapkan ini menjadi salah satu langkah strategis yang bisa memperkuat sektor ketahanan bahan baku kita dan juga ketahanan industri kita,” kata Rosan.

Akses ke Pasar Asia-Pasifik

Selain soal kapasitas produksi, lokasi proyek turut menjadi pertimbangan penting Pupuk Indonesia.

Primorsky Krai memiliki akses langsung ke Pelabuhan Vladivostok yang menghadap Samudera Pasifik, lokasi yang dinilai strategis karena berpotensi memperluas akses ke pasar Asia-Pasifik, kawasan yang selama ini menjadi salah satu pasar penting bagi perusahaan.

“Ini menjadi menarik karena Vladivostok menghadap Pasifik, kawasan yang selama ini memang menjadi pasar strategis Pupuk Indonesia,” ujar Rahmad.

Faktor lokasi ini, menurutnya, turut menjadi pertimbangan dalam melihat peluang pengembangan NFP-2 sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing sekaligus ketahanan rantai pasok perusahaan.

Meski membuka peluang investasi, Pupuk Indonesia menegaskan proyek ini masih berada pada tahap awal pengkajian kelayakan.

Penandatanganan MoU menjadi dasar bagi kedua pihak untuk melangkah ke tahap feasibility study dan due diligence terhadap potensi pengembangan NFP-2.

Kajian yang akan dilakukan mencakup berbagai aspek, mulai dari sisi teknis, keekonomian proyek, kepastian pasokan bahan baku, struktur pembiayaan, hingga risiko proyek.

Pupuk Indonesia turut memastikan akan mengkaji aspek kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku di kedua negara. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%