Sabtu, 12 Sep 2026 - :
22 Agu 2026 - 09:26 | 63 Views | 0 Suka

Menteri Jerman Soroti Sinergi Energi Surya dan Industri Kesehatan Bayer RI

10 mnt baca

Inilahdata.com – Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, Reem Alabali-Radovan, memberikan apresiasi terhadap kontribusi investasi berkelanjutan dalam memperkuat industri lokal sekaligus sektor kesehatan di Indonesia. Apresiasi itu ia sampaikan saat meninjau langsung fasilitas manufaktur milik PT Bayer Indonesia yang berlokasi di Cimanggis, Depok.

Dalam kunjungannya, Reem menilai fasilitas Bayer tersebut menjadi contoh konkret bagaimana investasi yang dipadukan dengan inovasi mampu mempertemukan dua agenda sekaligus: pengembangan energi bersih dan penguatan kapasitas produksi di sektor kesehatan. Ia menyampaikan bahwa Jerman dan Indonesia sama-sama memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, dan menurutnya, apa yang ditunjukkan Bayer di Cimanggis adalah bukti nyata dari komitmen tersebut.

“Jerman dan Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Fasilitas Bayer di Cimanggis menunjukkan bagaimana investasi berkelanjutan dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, mulai dari memajukan energi terbarukan dan memperkuat industri lokal, hingga memperluas kapabilitas manufaktur yang mendukung kesehatan ibu dan anak,” ujarnya melalui keterangan pers tertulis, Jumat (21/8/2026).

Ia menambahkan bahwa langkah-langkah semacam ini bukan hanya berdampak pada masyarakat secara langsung, melainkan juga menjadi fondasi bagi pembangunan jangka panjang yang lebih berkelanjutan. Reem juga menegaskan bahwa kebijakan pembangunan yang dijalankan pihaknya bertujuan menjembatani negara-negara mitra sekaligus membuka jalan bagi kemitraan-kemitraan baru yang melibatkan perusahaan-perusahaan Jerman secara lebih sistematis.

“Melalui kebijakan pembangunan, kami sedang membangun jembatan antarnegara mitra, yang bertujuan untuk merintis kemitraan baru secara bersama-sama dengan melibatkan perusahaan-perusahaan Jerman secara sistematis,” katanya.

Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah peninjauan langsung instalasi panel surya atap yang terpasang di fasilitas Bayer Cimanggis. Panel surya ini terbentang di lahan seluas 1,66 hektare dengan kapasitas mencapai 2.054 kilowatt peak (kWp), dan sanggup memenuhi sekitar 43 persen dari total kebutuhan energi fasilitas tersebut. Pemanfaatan energi surya ini juga tercatat mampu memangkas emisi karbon hingga 2.073 ton CO₂ per tahun.

Selain isu transisi energi, Reem turut menyoroti bagaimana investasi yang masuk berkontribusi pada penguatan industri kesehatan nasional. Pabrik Bayer di Cimanggis merupakan salah satu fasilitas manufaktur kesehatan perusahaan yang tak hanya melayani pasar dalam negeri, tetapi juga mengekspor produknya ke lebih dari 42 negara.

Dalam kunjungan itu, delegasi Jerman juga berkesempatan melihat langsung lini produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS), yaitu suplemen prenatal yang mengandung 15 jenis vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan ibu hamil. Untuk mendukung lini produksi ini, termasuk kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D), Bayer telah menggelontorkan investasi senilai Rp99 miliar. Saat ini, kapasitas produksi MMS di fasilitas tersebut telah mencapai 1,2 miliar tablet per tahun.

Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyampaikan bahwa keberadaan industri seperti Bayer turut menopang agenda kesehatan pemerintah, khususnya dalam menjamin ketersediaan suplemen bagi ibu hamil di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa melalui program nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan penjangkauan hingga 4,9 juta ibu hamil setiap tahunnya, sehingga pasokan MMS yang berkualitas dan konsisten menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

“Melalui program nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan untuk menjangkau 4,9 juta ibu hamil setiap tahunnya. Guna mewujudkan target ini, kita tentu memerlukan pasokan MMS yang berkualitas, andal, dan konsisten,” tandas Dante.

Kunjungan Menteri Federal Jerman ini berlangsung di tengah agenda besar penguatan kerja sama Indonesia-Jerman, khususnya dalam bidang transisi energi dan peningkatan peran sektor swasta dari kedua negara. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%