
Wakil Ketua Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution. Kredit Foto: CNBC
6 Sep 2026 - 16:11 | 43 Views | 0 Suka
LPS Targetkan 2 Juta Rekening Baru per Tahun, Sisa 13 Juta Warga Belum Punya Tabungan
EKONOMI & LITERASI KEUANGAN
Lampung
Minggu, 6 September 2026
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyoroti lebarnya kesenjangan antara indeks literasi dan indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia, seraya menargetkan literasi keuangan naik ke 80 persen dalam lima tahun ke depan.
Indeks Literasi
Keuangan 2026
Indeks Inklusi
Keuangan 2026
HASIL SURVEI NASIONAL LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN (SNLIK) 2026 — BPS, OJK, LPS
PERNYATAANFarid Azhar Nasution, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS
“Nah ini makanya kita lebih sering dengan cara offline, kita padukan juga dengan yang namanya online. Mereka jadi ketemu, karena mereka mungkin tahu, tapi mereka tidak tahu lebih dalam.”
FA
Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS
TARGET REKENINGMasyarakat Belum Punya Rekening
PERNYATAANFarid Azhar Nasution, soal Target Rekening
“Sekarang ini kan masih ada 15 jutaan ya, jadi harapannya tahun depan tinggal 13 jutaan yang belum punya rekening.”
FA
Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS
LAMPUNG FINANCIAL FESTIVALSekilas Kegiatan
Durasi Acara
5–6 September 2026
Digelar selama dua hari sebagai bagian dari upaya LPS meningkatkan literasi masyarakat soal keuangan dan penjaminan simpanan.
Alasan Pemilihan Lokasi
Mengapa Lampung?
Tingkat literasi penjaminan simpanan masyarakat Lampung tercatat masih berada di bawah rata-rata nasional.
LPS menyebut tantangan geografis serta kebiasaan generasi muda yang lebih banyak memakai ponsel untuk hiburan menjadi alasan pentingnya kombinasi edukasi offline dan online agar pemahaman keuangan masyarakat tak berhenti di permukaan.
INILAHDATA.COM
Sumber: CNBC Indonesia, 6 September 2026.
Halaman : 1 2