Sabtu, 12 Sep 2026 - :
23 Agu 2026 - 13:01 | 85 Views | 0 Suka

KPK Ungkap Jaringan Pemerasan Calon Mahasiswa Unsoed, Rektor Diduga Peras Rp650 Juta

10 mnt baca

Inilahdata.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar rangkaian modus operandi di balik dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) untuk tahun ajaran 2025/2026 dan 2026/2027.

Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (21/8), Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein memaparkan bahwa penyidik telah memetakan tiga klaster modus yang seluruhnya bermuara pada satu pola: pungutan di luar ketentuan resmi biaya masuk jalur mandiri.

“Ada tiga klaster dari peristiwa rangkaian penyelidikan yang sudah kami naikkan ke tahap penyidikan,” ujar Taufik.

Klaster pertama menyoal dugaan pemerasan yang dilakukan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq terhadap orang tua calon mahasiswa tahun ajaran 2026/2027.

Menurut KPK, aksi ini dijalankan Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga dengan melibatkan dua pihak swasta sebagai perantara, yaitu Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto.

Salah satu kasus yang terungkap adalah permintaan uang sebesar Rp650 juta dari orang tua calon mahasiswa Fakultas Kedokteran jalur mandiri.

Permintaan tersebut jauh melampaui Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berkisar Rp7,1 juta hingga Rp17 juta per semester, maupun Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang besarannya Rp100 juta sampai Rp260 juta per mahasiswa.

Ironisnya, setelah uang dikirim melalui Dian dan Adhi, calon mahasiswa tersebut dinyatakan tidak lolos seleksi, sehingga orang tua meminta pengembalian dana.

Penyidik menemukan bahwa uang Rp650 juta itu sempat dipakai untuk kepentingan pribadi oleh Dian dan Adhi, sebelum sepenuhnya diteruskan ke Sodiq.

Untuk menutupi selisih dan mengembalikan dana ke orang tua mahasiswa, Sodiq disebut meminjam uang dari seorang pihak swasta yang identitasnya belum diungkap KPK.

Sebagai kompensasi pinjaman tersebut, Sodiq memberikan tiga paket proyek di lingkungan Unsoed kepada perusahaan milik keponakannya, Mulyono alias Nono.

Klaster kedua berkaitan dengan gratifikasi yang diterima Sodiq dari orang tua mahasiswa yang dinyatakan lolos jalur mandiri tahun ajaran 2026/2027, dengan Nono berperan sebagai perantara penerima.

KPK mengungkap adanya instruksi khusus dari Sodiq kepada Nono dalam berhadapan dengan orang tua calon mahasiswa.

“Sodiq memberikan perintah dengan kode ‘jangan diminta di awal, jika dikasih bilang terima kasih’ kepada Nono pada orang tua mahasiswa baru yang akan melakukan pengurusan di jalur mandiri,” kata Taufik.

Uang gratifikasi pada klaster ini ditaksir mencapai sedikitnya Rp680 juta, dan diduga sebagian dicuci Nono dengan membeli tiga bidang tanah atas namanya sendiri.

Klaster ketiga terungkap melalui proses tawar-menawar antara pihak kampus dan sejumlah guru SMA yang berupaya meloloskan siswanya lewat jalur mandiri. Negosiasi ini disebut dijalankan oleh Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumanto.

Setelah kesepakatan tercapai, Sodiq bahkan memberikan akses user-id miliknya kepada Eko, sehingga Eko bisa langsung menyetujui kelulusan mahasiswa yang telah menyerahkan gratifikasi.

KPK mencatat nilai gratifikasi per siswa pada klaster ini bervariasi antara Rp50 juta hingga Rp500 juta, dengan salah satu transfer dari seorang guru kepada Eko mencapai Rp1,12 miliar untuk dua tahun ajaran sekaligus, 2025/2026 dan 2026/2027.

Taufik menyebut skala praktik ini cukup signifikan dibanding total kuota yang tersedia. “Pada 2026, ada 245 kursi yang tersedia di Unsoed dalam jalur mandiri. Terkonfirmasi ada 73 kursi yang ditransaksikan untuk penerimaan-penerimaan dalam klaster ketiga,” katanya. (**)

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%