Guru Besar Unpatti Ambon meminta pemerintah tidak berhenti pada janji soal MILH. Ia mendesak agar rencana ini segera dipayungi regulasi yang jelas dan kajian kelayakan yang matang – bukan sekadar wacana di ruang rapat.
ALURCetak Biru Bergerak
Rencana Dibahas
Butuh Payung Hukum
Menanti Eksekusi
KUTIPANGuru Besar Unpatti Ambon
“Kalau boleh, kesungguhan pemerintah untuk melihat ini. Jangan cuma membuat janji-janji manis.”
MT
Prof. Marcus Tukan
Guru Besar Universitas Pattimura
“Jadi mesti harus didorong dengan regulasi yang pas.”
MT
Prof. Marcus Tukan
Guru Besar Universitas Pattimura
PROFILKonteks Proyek
PROYEK
Maluku Integrated Logistic Hub
Rencana pembangunan pusat logistik terpadu untuk menjawab kebutuhan konektivitas dan distribusi barang di wilayah Maluku.
NARASUMBER
Prof. Marcus Tukan
Guru Besar Unpatti Ambon, menyampaikan pandangannya dalam dialog di PRO1 RRI Ambon.
DESAKANYang Diminta dari Pemerintah
1
Tunjukkan Kesungguhan, Bukan Janji
Rencana MILH harus ditindaklanjuti secara nyata, tidak berhenti pada wacana atau pernyataan kepada publik.
2
Susun Regulasi yang Tepat
Payung hukum yang jelas diperlukan agar MILH memiliki landasan dan arah pelaksanaan yang pasti.
3
Kaji Kebutuhan dan Kelayakan
Aspek infrastruktur dan konsekuensi pembiayaan perlu dianalisis secara cermat sebelum proyek didorong lebih jauh.
4
Buka Forum Lintas Pihak
Akademisi, birokrat, dan praktisi perlu dipertemukan untuk menguji apakah konsep MILH mampu menjawab persoalan logistik Maluku.
5
Pastikan Tahapan Terukur
Perencanaan hingga implementasi harus berjalan dengan tahapan yang jelas agar proyek tidak berakhir minim manfaat.
RISIKOJika Tanpa Kepastian
Tanpa Regulasi, MILH Berisiko Jadi Proyek Tanpa Manfaat
Prof. Tukan mengingatkan, pembangunan infrastruktur sebesar MILH harus berpijak pada kajian dan regulasi yang kuat agar tidak berakhir sebagai proyek yang minim manfaat bagi Maluku.
Jangan sampai gagasan besar untuk Maluku hanya bertahan di atas kertas dan podium diskusi – karena logistik daerah butuh kepastian, bukan sekadar rencana yang terus ditunda.
INILAHDATA.COM
Sumber: Dialog Prof. Marcus Tukan (Guru Besar Unpatti Ambon) di PRO1 RRI Ambon, Senin, 24 Agustus 2026.