
Inilahdata.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena tidak dapat mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Tanah Air.
Ketidakhadirannya disebabkan oleh proses pemeriksaan kesehatan yang tengah ia jalani di Amerika Serikat.
Permintaan maaf itu disampaikan lewat sebuah video ucapan selamat HUT RI yang direkam di Rochester, Amerika Serikat. Video tersebut kemudian diunggah melalui akun Instagram resmi Ani Yudhoyono, @aniyudhoyono, pada Minggu (16/8).
Dalam video itu, SBY menyampaikan rasa syukurnya bisa menyapa rakyat Indonesia meski dari jarak jauh.
“Teman-teman yang ada di Tanah Air saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini, di hari yang bersejarah dan membahagiakan bagi Bangsa Indonesia. Saya ingin mengucapkan Dirgahayu Indonesia,” kata SBY dalam video tersebut.
Lebih lanjut, SBY menjelaskan bahwa hingga akhir Agustus 2026 ia masih harus berada di Rochester untuk menuntaskan serangkaian pemeriksaan kesehatan rutin di Mayo Clinic.
Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari operasi pengangkatan prostat yang pernah dijalaninya pada 2021. Kondisi itu pula yang membuatnya absen dari sejumlah agenda kenegaraan penting pekan ini.
“Saya secara pribadi meminta maaf tidak bisa ikut merayakan di Tanah Air, tidak juga bisa menghadiri pidato kenegaraan Presiden Prabowo. Sekaligus juga dalam memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan di Istana Merdeka sebagaimana yang saya lakukan tahun-tahun kemarin,” ujarnya.
SBY menegaskan bahwa langkah medis yang ia tempuh bukan tanpa dasar, melainkan mengikuti anjuran Tim Dokter Kepresidenan yang selama ini menanganinya. Ia pun memberi kepastian soal jadwal kepulangannya ke Indonesia.
“Insya-Allah bulan September saya sudah kembali ke Tanah Air. Dan Tim Dokter Kepresidenan yang merawat kesehatan saya menganjurkan di samping pemeriksaan di dalam negeri juga dilaksanakan di Mayo Clinic. Karena saya pernah menjalani operasi pengangkatan prostat pada tahun 2021, dan setiap tahun dilakukan pemeriksaan,” katanya.
Meski tak bisa hadir secara fisik, SBY tetap mengikuti pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).
Ia menilai pidato tersebut membawa harapan baru bagi masyarakat, meski tantangan pembangunan ke depan disebutnya tidak ringan. SBY mengajak seluruh elemen bangsa untuk turut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
“Sekali lagi Selamat Hari Kemerdekaan kita dan kita semua punya tanggung jawab sejarah, punya tanggung jawab moral untuk memastikan bangsa kita, negara kita, makin ke depan makin baik, makin maju, makin adil dan makin sejahtera,” kata SBY.
Sebelumnya, pada Jumat (14/8), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah mengonfirmasi bahwa ayahnya tidak dapat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 karena tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di luar negeri.
AHY mengungkapkan telah melakukan panggilan video dengan SBY dan mendapat kabar bahwa rangkaian pemeriksaan berjalan lancar, meski sejumlah tahapan masih berlangsung. (**)
Halaman : 1 2