Rabu, 28 Okt 2026 - :
24 Okt 2026 - 13:08 | 42 Views | 0 Suka

Dampak Perang Iran, QatarEnergy Impor LNG dari Amerika Serikat hingga 2054

8 mnt baca
QATARRas LaffanASCheniere 4 juta ton LNG per tahun hingga 2054 Selat Hormuz hanya segelintir kapal yang melintas

Perang Iran memaksa Qatar membeli gas dari pesaingnya, Amerika Serikat.

Volume 4 juta ton/tahun
Berlaku hingga 2054
Diumumkan Kamis
Isi kesepakatan
PembeliQatarEnergy

Perusahaan migas milik negara Qatar.

PemasokCheniere

Dari fasilitas Sabine Pass dan Corpus Christi.

Jangka waktu2054

Kontrak pasokan jangka panjang.

Porsi pembelian Qatarkurang dari 1%

Dibandingkan perdagangan LNG global yang melampaui 400 juta ton per tahun.

Kerusakan di Ras Laffan
17%Kapasitas ekspor lumpuhDua lini produksi utama rusak akibat serangan Iran pada Maret.
±3 tahunPerkiraan waktu perbaikan fasilitas menurut Menteri Energi Qatar Saad Sherida Al-Kaabi.

“Hanya segelintir kapal yang melintasi selat itu, itu pun dalam jumlah yang sangat kecil.”

Saad Sherida Al-Kaabi, Menteri Energi Qatar
Saham pemasok AS sejak perang
Venture Global+40%
Cheniere Energy+26%

“Mereka harus melewati Selat Hormuz. Tidak ada cara lain untuk mengirimkan LNG ke pasar.”

Alex Munton, Direktur Gas Global dan LNG Rapidan Energy
Reuters melaporkan Venture Global tengah bernegosiasi lanjutan untuk memasok 3 juta ton LNG per tahun kepada QatarEnergy. Analis UBS Manav Gupta menilai kontrak dengan Cheniere membantu Qatar memenuhi komitmen pengiriman internasional di tengah produksi domestik yang terbatas.
Sebelum perang, Qatar berada di urutan kedua eksportir LNG dunia setelah AS. Proyek perluasan North Field kini terhambat kerusakan fasilitas dan gangguan pelayaran.
Inilahdata.comSumber: CNBC International dan Reuters, dikutip Sabtu (24/10/2026)
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%