Jakarta · Rabu, 12 Agustus 2026 Serangan Selat Bab Al-Mandeb
3 WNI
Awak MV Tihamah
Kemlu memastikan tiga ABK asal Indonesia menjadi korban serangan drone Houthi saat kapal mereka bersandar di Yaman — satu di antaranya masih diverifikasi dikabarkan meninggal dunia.
Kondisi Tiga ABK WNI
Luka ringanTerkena serpihan, tidak memerlukan perawatan RSABK 1
DirawatLuka lebih serius, kini dirawat di rumah sakitABK 2
Belum terverifikasiDikabarkan meninggal dunia, Kemlu masih memastikanABK 3
“KBRI Muscat di Oman masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Yaman dan pihak terkait untuk memperoleh informasi lebih lanjut.”
— Heni Hamidah, Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Jakarta, Rabu (12/8/2026)
Kapal & Lokasi Insiden
Kapal Terdampak
MV Tihamah
Diserang drone/misil balistik Houthi saat bersandar di Pelabuhan Bab Al-Mandeb — pintu masuk Laut Merah yang menghubungkan jalur dagang Timur Tengah & Eropa. Kapal membawa muatan pangan dan terbakar akibat serangan.
Susunan Awak (11 Orang)
ABK Pakistan8
ABK Indonesia3
Data Korban Versi Kemenhub Yaman
4
Korban jiwa dalam insiden, satu di antaranya WNI
4
Korban luka-luka akibat serangan susulan
Serangan Berlanjut Saat Evakuasi
Kemenhub Yaman mencatat misil terus menghantam kapal saat tim penyelamat mengevakuasi korban luka — pola yang dinilai bertujuan memaksimalkan korban dan menghambat pertolongan.
“Serangan ini menunjukkan ancaman langsung kepada pasokan pangan dan barang konsumen untuk jutaan warga Yaman.”
— Kementerian Transportasi Yaman, keterangan resmi, Rabu (12/8/2026)
Kemlu menegaskan akan terus mendampingi para ABK dan keluarga mereka, mulai dari penanganan medis hingga fasilitasi kepulangan begitu kondisi di lapangan memungkinkan.