Rabu, 21 Okt 2026 - :
20 Okt 2026 - 10:02 | 22 Views | 0 Suka

Singapura Peringatkan Perusahaan Indonesia: Jangan Berlindung di Balik Greenwashing

9 mnt baca
Menteri Senior Singapura K. ShanmugamSenin, 19 Oktober 2026
Perusahaanterduga Hukum dan regulasi Keuntungan usaha Akses pendanaan Reputasi di investor Hibah dan insentif
Skema ilustrasi lima bentuk tekanan yang disebut dipertimbangkan pemerintah Singapura.

Singapura menyatakan akan mengejar perusahaan yang diduga terkait kebakaran lahan di Indonesia, meski kabut asap mereda.

NEA
APP
Bursa Singapura
Dugaan, bukti masih diperiksa
Angka kunci
perusahaan di Indonesia menerima pemberitahuan hukum NEA
perusahaan agribisnis diminta penjelasan oleh bursa
perusahaan diidentifikasi sebagai pemasok APP
penerima pemberitahuan NEA yang produknya dibeli APP
Isi pemberitahuan hukum NEA
Hentikan pembakaranSepuluh perusahaan di Indonesia diminta berhenti membakar lahan.
Padamkan apiApi di lahan yang dikelola perusahaan harus segera dipadamkan.
Serahkan rencana pencegahanPerusahaan wajib menyampaikan rencana pencegahan kebakaran.
Rantai pasok Asia Pulp & Paper
APP 3 perusahaanpenerima NEA APP membeli produk dari perusahaan-perusahaan ini

Pemerintah Singapura menyebut empat perusahaan di Indonesia teridentifikasi sebagai pemasok APP:

Pemasok APPBumi Andalas Permai
Pemasok APPBumi Mekar Hijau
Pemasok APPSebangun Bumi Andalas (SBA) Wood Industries
Pemasok APPBuana Megatama Jaya
Pembatasan label ramah lingkungan APP
Singapore Environment Council

Pembatasan sementara

Sertifikasi label ramah lingkungan APP dibatasi untuk sementara waktu.

Kewajiban APP

Lapor harian, diawasi ketat

APP wajib melaporkan penanganan kebakaran setiap hari dan menjalani pengawasan lebih ketat di konsesi pemasoknya.

Tujuh perusahaan di Bursa Singapura
Golden Agri Resources
Bumitama Agri
First Resources
Wilmar
Kencana Agri
Indofood Agri
TSH Resources

Bursa meminta penjelasan soal operasional dan kemungkinan hubungan mereka dengan kebakaran. Permintaan penjelasan bukan berarti perusahaan terbukti bersalah.

Pernyataan Shanmugam

“Kami akan terus mengusut masalah ini sampai tuntas, berapa pun waktu yang dibutuhkan.”

K. Shanmugam, Menteri Senior dan Menko Keamanan Nasional Singapura

“Mereka tidak bisa melakukan greenwashing untuk menutupi perilaku mereka.”

K. Shanmugam, di Pos Pemeriksaan Woodlands
Bank dan insentif pemerintah
Otoritas Moneter Singapura

Sorotan ke bank pemberi pinjaman

MAS berwenang memastikan bank mengelola risiko lingkungan dan hukum dengan tepat.

Pemerintah Singapura

Kelayakan hibah dan insentif

Pemerintah akan memeriksa apakah perusahaan terkait masih layak menerima hibah atau insentif.

Shanmugam menegaskan seluruh bukti akan diperiksa secara adil sebelum langkah berikutnya diambil.

Inilahdata.com
Sumber: Pernyataan Menteri Senior Singapura K. Shanmugam di Pos Pemeriksaan Woodlands, Senin (19/10/2026), sebagaimana dikutip Straits Times, Selasa (20/10/2026)
Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%