Keluarga nakhoda Ashari Samadikun asal Gowa mendesak pemerintah segera memulangkan empat WNI yang selamat setelah disandera lebih dari 5,5 bulan oleh perompak Somalia.
MT Honour 25
5,5+
Bulan disandera perompak
17
Kru kapal tanker
4
WNI dinyatakan selamat
Baku tembakLima ABK asing tewas di atas kapal
WNI selamatABK asing tewasKru lainnya
Ashari SamadikunNakhoda, asal Gowa
FaisalSecond Officer, asal Bulukumba
WahyudinantoChief Officer, asal Pemalang
Fiki MutakinAsal Bogor, luka tembak di kaki, dirawat darurat di kapalLuka tembak
Korban tewas: tiga warga Pakistan, satu warga Myanmar, dan satu warga India.
“Sesaat setelah mereka bebas, anak saya langsung menghubungi dengan video call, menceritakan peristiwa yang sangat menegangkan, ada tembak-tembakan dari dua kapal, Alhamdulillah Ashari tidak terkena tembakan dan selamat, hanya Fiki yang terkena kakinya, sementara 5 WNA tewas saat peristiwa saling tembak.”
SyamsuddinAyah nakhoda Ashari
Masa sanderaDari pembajakan April hingga operasi 29 September
AprilMeiJuniJuliAgustus29 Sep
Kapal dibajak pada April di lepas pantai Somalia saat membawa minyak menuju Mogadishu. Keluarga hidup dalam cemas karena makanan dan air bersih di kapal sangat terbatas.
Kondisi kapalPenuh bekas tembakan, kemudi dirusak
18.500
18.500 barel minyak masih diangkut MT Honour 25. Ashari kini mengupayakan kapal beserta muatannya sampai ke titik aman.
MT Honour 25Perairan Somalia, para WNI menunggu evakuasi
BosasoKota pelabuhan di pesisir utara Somalia
16 terduga pembajak telah ditangkap
Sisanya masih dikejar aparat keamanan Puntland
Harapan keluargaPemulangan segera dan ucapan terima kasih
“Kami berharap pada pemerintah RI agar segera mengupayakan pemulangan Ashari bersama tiga rekannya. Kami tidak lupa berterima kasih pada semua pihak, khususnya Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal yang selalu memberikan update informasi penanganan korban.”
SyamsuddinAyah nakhoda Ashari
Istri Ashari, Santi Sanaya, bersama keluarga di Dusun Moncongloe, Desa Paccelekang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, bersiap menyambut kepulangan sang nakhoda setelah evakuasi dan perawatan medis selesai.
Setelah lebih dari lima bulan terkurung di laut, empat nama WNI itu kini menunggu satu hal: kepastian kapan mereka bisa pulang.