Palangka Raya, Kalimantan Tengah · Rabu, 14 Oktober 2026Data BMKG 12.00 WIB
Ilustrasi: kabut asap karhutla menyelimuti kota dan meredupkan cahaya matahari.
37
hari berturut-turutindeks kualitas udara harian tertinggi di Palangka Raya berada pada tingkat berbahaya, terhitung sejak Selasa, 8 September 2026
Hari ini udara kembali masuk kategori hitam, dan konsentrasi partikulat terus menanjak sejak dini hari.
PM2,5 2.512 µg/m³
Palangka Raya 534 titik panas
Kalteng 8.805 titik panas
Hari demi hari
SenSelRabKamJumSabMin
Sep8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
Okt1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Kotak hitam menandai hari dengan indeks harian tertinggi di tingkat berbahaya. Hari ke-37 jatuh pada Rabu, 14 Oktober.
Konsentrasi PM2,5 hari ini
Ambang kategori berbahaya (di atas)250,5 µg/m³
Laporan pertama, pukul 00.00 WIB549,1 µg/m³
Pantauan BMKG, pukul 12.00 WIB2.512 µg/m³
00.00 WIBSudah berada di level berbahaya
05.00 WIBAngka mulai naik terus
12.00 WIBMencapai 2.512 µg/m³
Skala batang linear dan dihitung dari angka yang dirilis. Pada pukul 12.00 WIB, konsentrasinya sekitar 10 kali lipat batas bawah kategori berbahaya (hitungan redaksi).
Titik panas karhutla
Kota Palangka Raya534titik panas terdeteksi pada 14 Oktober 2026, pukul 03.59 WIB.
Kalimantan Tengah8.805titik panas terdeteksi di seluruh provinsi pada waktu yang sama.
Merah: Palangka Raya, sekitar 6% dari total titik panas provinsi (hitungan redaksi)
Sumber data: Dashboard Karhutla Kota Palangka Raya.
Mengenal PM2,5
TerhirupParu-paruAliran darah
Polutan berukuran kurang dari 2,5 mikron.
Ancaman kesehatannya paling besar karena mampu terserap ke aliran darah ketika orang bernapas.
Karhutla menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya polutan ini.
Kutipan langsung
“PM2,5 dapat masuk lebih dalam ke paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan.”
BMKG, dalam keterangan di laman resminya
Sudah 37 hari warga Palangka Raya menjalani hari di bawah udara berbahaya, dan angkanya hari ini belum berhenti naik.
Sumber: BMKG (pantauan 14/10/2026 pukul 12.00 WIB), Dashboard Karhutla Kota Palangka Raya (14/10/2026), dan Katadata.co.id (keterangan BMKG tentang PM2,5)