Belanja Wisatawan RI di Mancanegara Semester I 2026
SETARA RP118,7 TRILIUN
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membuka peluang menarik sebagian belanja tersebut kembali ke dalam negeri lewat wisata belanja sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru menuju target 6 persen.
ALURArus Konversi Belanja
US$6,7 M
Belanja ke Luar Negeri
Target
Ditarik ke Dalam Negeri
Transaksi OfflineUS$125 M
Transaksi OnlineUS$61,18 M
Belanja ke Luar NegeriUS$6,7 M
PERSOALANDua Ganjalan Utama
PASOKAN
Stok Barang Ritel Menipis
Pelaku usaha melaporkan stok tipis terutama untuk produk yang pasokannya masih bergantung pada aliran impor dari luar negeri.
PERILAKU
Perjalanan ke LN Justru Turun
Jumlah perjalanan ke luar negeri turun 2,40 persen, namun nilai belanjanya tetap besar dan menjadi sorotan pemerintah.
INDIKATORModal Konsumsi Domestik
Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Q2 2026
Indeks Keyakinan Konsumen
KUTIPANPernyataan Menko Perekonomian
“Kita berharap ini bisa memanfaatkan wisata belanja sebagai motor pertumbuhan baru.”
AH
Airlangga Hartarto
Menko Bidang Perekonomian
“Ritel Indonesia menunjukkan resiliensi dan bertahan untuk menopang perekonomian nasional.”
AH
Airlangga Hartarto
Menko Bidang Perekonomian
ANGKAKonteks Pendukung
500/800
Jumlah merek nasional dari total merek yang beredar di sektor ritel Indonesia.
65,77 Juta
Pengguna QRIS yang diterima 44,86 juta merchant, mayoritas pelaku UMKM.
5,45%
Pertumbuhan ekonomi semester I 2026, modal menuju target 6 persen.
Di balik derasnya arus wisatawan asing yang datang ke Indonesia, dana warga sendiri justru masih banyak yang mengalir ke luar. Menjadikan wisata belanja motor pertumbuhan baru berarti memastikan pasokan, harga, dan pilihan produk di dalam negeri tak lagi kalah menarik dari etalase luar negeri.
INILAHDATA.COM
Sumber: Kemenko Perekonomian RI (ekon.go.id), Bisnis.com, Tempo.co, CNBC Indonesia, Liputan6.com, VOI.id (Agustus 2026).