Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menemui Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung (Jamintel Kejagung) Reda Manthovani untuk membahas penguatan kerja sama antara kedua lembaga dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden.
Pertemuan yang berlangsung di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/8), itu mengambil tema “Optimalisasi Peran Intelijen Penegakan Hukum sebagai Supporting System dalam Pelaksanaan Asta Cita Presiden.”
Tema tersebut adalah salah satu poin yang masuk dalam pembahasan yang mengarah pada langkah memaksimalkan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kepada wartawan usai forum tersebut, Aris menjelaskan bahwa Bappisus diundang sebagai narasumber untuk memetakan bentuk kolaborasi yang mungkin dijalankan bersama Kejagung. Ia menyebut lembaganya diminta memberi masukan soal
“Apa yang bisa kita bantu… untuk optimalisasi APBN,” katanya sebagaimana disampaikannya dalam diskusi.
Aris menambahkan, upaya optimalisasi anggaran itu diharapkan tidak berhenti di tingkat pusat, melainkan menjangkau hingga ke daerah.
Menurutnya, hal ini menjadi alasan utama Bappisus perlu merapatkan barisan dengan Kejaksaan, mengingat keterbatasan jangkauan lembaganya sendiri.
“Karena Bappisus tidak sampai ke daerah,” katanya, seraya menegaskan “yang sampai ke daerah adalah Kejaksaan.”
Dalam kesempatan yang sama, Aris turut memberi apresiasi kepada Kejagung atas kinerja penegakan hukum yang dinilainya cukup agresif dalam menangani berbagai modus yang merugikan keuangan negara.
Mulai dari korupsi, manipulasi data, illegal logging, hingga praktik under invoicing, under counting, dan transfer pricing.
Ia menyebut lembaga tersebut telah menangani deretan persoalan itu secara menyeluruh.
“ya semuanya ya kita sikat habis,” katanya.
Menutup keterangannya, Aris menegaskan bahwa hubungan kerja Bappisus dengan Kejagung, termasuk dengan aparat penegak hukum lain, selama ini berjalan intens dan saling mendukung. “Jadi cukup solid lah kerja sama dengan Kejaksaan,” ujarnya. (**)
Halaman : 1 2