Sabtu, 12 Sep 2026 - :
3 Sep 2026 - 10:29 | 73 Views | 0 Suka

Apa Itu 3I Plus S? Begini Arah Kebijakan Gubernur Baru BI

10 mnt baca

Inilahdata.com – Bank Indonesia resmi punya nakhoda baru. Destry Damayanti dilantik sebagai Gubernur BI di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Rabu (2/9), dan langsung memperkenalkan kerangka kebijakan yang akan ia pegang selama masa jabatannya: formula 3I plus S.

Tiga huruf I dalam formula tersebut merujuk pada tiga kata kunci, yakni berdampak, inklusif, dan integratif. 

Ketiganya kemudian diikat oleh satu huruf S yang bermakna sinergi, unsur yang menurut Destry akan menjadi pegangan bank sentral dalam mendukung agenda besar menuju Indonesia maju.

“Semua ini akan bisa tercapai melalui sinergi merah putih yang akan terus menjadi pegangan bagi kami untuk menuju Indonesia maju yang semakin baik,” ujar Destry usai prosesi pelantikan.

Ia menegaskan, sikap dan arah kebijakan BI ke depan akan berfokus pada menjaga stabilitas. 

Alasannya sederhana namun mendasar: semakin stabil kondisi perekonomian, semakin lebar pula ruang yang tersedia bagi pertumbuhan ekonomi untuk bergerak.

Soal bagaimana stabilitas itu dijaga, Destry menyinggung penanganan persoalan domestik seperti inflasi sebagai salah satu prioritas. 

Ia menyebut BI akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, sejalan dengan semangat sinergi merah putih yang ia usung.

“Jadi dengan sinergi Merah Putih itu, khususnya dalam menangani masalah-masalah domestik seperti inflasi, Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait,” kata Destry.

Bukan Hanya Destry yang Dilantik

Prosesi di Mahkamah Agung hari itu sejatinya bukan hanya soal pergantian kursi Gubernur BI. 

Dalam kesempatan yang sama, MA turut menetapkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI, serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI. 

Dengan begitu, jajaran pimpinan tertinggi bank sentral kompak berganti wajah dalam satu momen pelantikan.

Pembagian Tugas yang Tak Kaku

Ditanya soal bagaimana pembagian kerja di antara para pimpinan bank sentral, Destry menjelaskan bahwa keenam Anggota Dewan Gubernur (ADG) BI memang masing-masing memegang bidang atau satuan kerja tertentu sebagai pengampu. 

Namun ia buru-buru menggarisbawahi, susunan itu tidak berarti seluruh keputusan bergantung pada ADG yang bersangkutan.

Keputusan tertinggi di Bank Indonesia, tegasnya, tetap berada di tangan Rapat Dewan Gubernur (RDG), forum kolektif yang menjadi muara akhir dari setiap kebijakan besar bank sentral.

Lebih jauh, Destry mengungkapkan bahwa pembagian bidang di internal ADG pada dasarnya bersifat cair alias fluida, dan bisa saja dirotasi dari waktu ke waktu sesuai kebutuhan organisasi.

“Jadi pembidangan itu sebenarnya sesuatu hal yang cair, jadi dia bisa kita putar, tapi yang penting bahwa masing-masing ADG itu pada akhirnya keputusan tertinggi itu ada di Rapat Dewan Gubernur,” ujarnya.

Dengan formula 3I plus S sebagai kompas dan RDG sebagai forum keputusan tertinggi, arah kebijakan BI di bawah kepemimpinan Destry Damayanti tampak ingin menyeimbangkan dua hal sekaligus. 

Yakniketegasan menjaga stabilitas makroekonomi, dan fleksibilitas organisasi dalam merespons dinamika yang terus berubah. (**

Adagia — Kata Bijak
Latin

Memuat kutipan…

Kompilasi tokoh & filsuf dunia — InilahData.com
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H — InilahData.com
PERINGATAN NASIONAL
1448 H
MEMPERINGATI
MAULID NABI
MUHAMMAD صلى الله عليه وسلم
RABIUL AWAL
12
RABIUL AWAL
1448 HIJRIAH
SELASA, 25 AGUSTUS 2026
Cinta kepada Rasul, Teladan Akhlak,
Rahmat bagi Semesta Alam.
Selamat Memperingati Maulid Nabi.
<div class=" quote"="">“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%