
Ilustrasi AI Generatif
5 Sep 2026 - 20:37 | 52 Views | 0 Suka
Anak Krakatau Erupsi Terus-Menerus, Warga Diimbau Jauhi Radius 3 Km
Bencana & Kebencanaan
Selat Sunda
Sabtu, 5 September 2026
Badan Geologi dan BNPB imbau warga jauhi radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau
Status Level III · Siaga
Radius 3 km wajib steril dari warga, wisatawan, dan pendaki
Badan Geologi Kementerian ESDM dan BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau, menyusul letusan yang berlangsung terus-menerus sejak Jumat malam (4/9/2026).
PernyataanLana Saria, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM
“Radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau harus dikosongkan dari aktivitas masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki. Ketentuan ini perlu dipatuhi karena potensi aliran lava dan lontaran material pijar masih dapat terjadi.”
LS
Lana Saria
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM
PernyataanLana Saria, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM
“Erupsi terus menerus dalam durasi beberapa jam yang berasosiasi dengan erupsi lava air mancur merupakan fenomena yang umum terjadi. Suara dentuman dan getaran yang dirasakan masyarakat diduga kuat berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada waktu yang sama.”
LS
Lana Saria
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM
Tiga penekananArahan BNPB Menghadapi Erupsi Anak Krakatau
1
Keselamatan warga jadi prioritas
Pemerintah daerah dan unsur terkait memastikan tidak ada warga maupun wisatawan di zona bahaya, dengan pengawasan dan patroli yang diperkuat.
2
Tingkatkan kesiapsiagaan
Jalur evakuasi, titik kumpul, sarana komunikasi, dan kebutuhan dasar warga dipastikan siap jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.
3
Waspada, patuh arahan petugas
Warga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk soal potensi tsunami.
PernyataanLana Saria, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM
“Masyarakat kami mohon tetap waspada terhadap potensi bahaya letusan, termasuk sebaran abu vulkanik, namun tidak perlu panik. Apabila terjadi hujan abu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau menggunakan pelindung pernapasan dan mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi, PVMBG, serta BPBD setempat.”
LS
Lana Saria
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM
“BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. PVMBG juga akan melakukan evaluasi secara berkala maupun sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan pada aktivitas maupun morfologi gunung api,” pungkas Berton SP Panjaitan, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
INILAHDATA.COM
Sumber: Keterangan tertulis Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria, dan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Sabtu (5/9/2026).
Halaman : 1 2