Prabowo & Ketidakhadiran Menhut 22-24 Agustus 2026
5 Rapat
/
0 Kehadiran
Menteri Kehutanan Tak Hadir di Satu Pun Forum Karhutla Presiden
Sejak Sabtu, Presiden Prabowo Subianto memimpin lima rapat dan kunjungan penanganan karhutla di Sumatra-Kalimantan — namun Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tak sekali pun terlihat mendampingi, bahkan secara virtual.
Menhut & Menteri LH diklaim sudah lebih dulu turun ke lokasi
Klaim Istana — Alasan 2
Fokus pada TNI-Polri
Percepatan
Presiden mengarahkan penanganan lewat jajaran keamanan
Temuan Lapangan
Unggahan Menhut di Kalsel
Ahad, 23/8
Data lokasi: sehari setelah presiden ke Kalbar-Kalteng
Kebiasaan Protokoler
Menteri Biasa Mendahului
Tak Terjadi
Lazimnya menteri menyambut & memaparkan data ke presiden
PERNYATAANKlarifikasi Mensesneg Prasetyo Hadi
Prasetyo Hadi · Menteri Sekretaris Negara
“Itu kebetulan,” katanya menanggapi ketidakhadiran berulang Menteri Kehutanan dalam rapat dan kunjungan karhutla presiden, Senin (24/8).
Prasetyo Hadi · Menteri Sekretaris Negara
“Beberapa kali Menhut sudah berkunjung ke lapangan, kemudian termasuk di Sumatra Selatan, Menteri Lingkungan Hidup juga kemarin sudah berkunjung juga ke Sumatra Selatan jadi ini hanya kebetulan saja,” ujarnya menjelaskan duduk perkara di balik absennya dua menteri.
KONTEKSSelisih yang Menimbulkan Tanya
2
Menteri — Kehutanan dan Lingkungan Hidup — kompak absen dari seluruh forum karhutla presiden sejak Sabtu.
1 Hari
Selisih waktu antara kunjungan presiden ke Kalbar-Kalteng dan unggahan Menhut di lokasi berbeda, Kalimantan Selatan.
CATATAN LANJUTANYang Perlu Terus Diawasi
1
Pertanyaan soal sinergi lintas kementerianKetidakhadiran berulang memunculkan tanda tanya publik atas koordinasi kabinet dalam merespons krisis karhutla.
2
Fokus penanganan bergeser ke TNI-PolriPresiden tampak semakin mengandalkan aparat keamanan ketimbang kementerian teknis dalam operasi lapangan.
3
Karhutla belum juga surutKabut asap dan titik api di Sumatra-Kalimantan masih menjadi ancaman berkelanjutan meski rapat terus digelar.
Di balik penjelasan “kebetulan” dari istana, satu hal tetap kentara: dari lima kesempatan untuk hadir, Menteri Kehutanan memilih — atau ditempatkan — di luar bingkai setiap kali kamera presiden menyorot titik api.
INILAHDATA.COM
Sumber: Keterangan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan pemantauan lapangan atas kunjungan kerja presiden, 22-24 Agustus 2026.