Jakarta · 7 Agustus 2026 Teknologi Nuklir Nasional
PEMERINTAH KAJI NUKLIR UNTUK PLTN DAN ALUTSISTABRIN KEMBANGKAN RADIOFARMAKA DETEKSI KANKERIRADIASI PANGAN DORONG STANDAR EKSPOR RIPEMERINTAH KAJI NUKLIR UNTUK PLTN DAN ALUTSISTABRIN KEMBANGKAN RADIOFARMAKA DETEKSI KANKERIRADIASI PANGAN DORONG STANDAR EKSPOR RI
Arah Kebijakan Nuklir Indonesia — Tiga Sektor Prioritas
Pemerintah mengarahkan riset nuklir nasional ke tiga sektor sekaligus — energi, pertahanan, dan kesehatan — sebagai satu peta kebijakan yang saling terhubung.
Tiga Ranah Pemanfaatan Nuklir
E
Energi
Kajian peluang teknologi nuklir untuk menopang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
P
Pertahanan
Penjajakan kemungkinan penerapan unsur nuklir pada peralatan utama sistem persenjataan (alutsista).
K
Kesehatan
Pengembangan radiofarmaka untuk deteksi dan penanganan penyakit kanker di layanan medis.
Ketiga ranah ini disebut Mensesneg Prasetyo Hadi sebagai fokus utama kajian nuklir pemerintah saat ini, dengan penekanan pada manfaat praktis ketimbang riset semata.
Pernyataan Mensesneg
Kalau berkenaan dengan masalah nuklir, lebih fokus untuk kepentingan energi dan kesehatan.
Prasetyo Hadi — Menteri Sekretaris Negara RI
Misalnya, mungkinkah pembangkit listrik tenaga nuklir, mungkinkah alutsista berbahan nuklir, dan kesehatan terutama untuk medis.
Prasetyo Hadi — Menteri Sekretaris Negara RI
Fasilitas Iradiasi Pangan BRIN
Pasar Jumat
Jakarta Selatan
Serpong
Tangerang Selatan
RadiofarmakaIradiasi PanganPLTNStandar Ekspor
Kepala BRIN Arif Satria menyebut iradiasi mampu memperpanjang masa simpan buah dan komoditas pangan lain agar memenuhi persyaratan ekspor sejumlah negara tujuan.
Pernyataan Kepala BRIN
Nuklir untuk pangan dan kesehatan ini harus didorong, termasuk di dalamnya untuk pengawetan pangan.
Arif Satria — Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional
1
Pemerintah mengarahkan riset nuklir ke tiga sektor: energi (PLTN), pertahanan (alutsista), dan kesehatan.
2
BRIN telah mengembangkan radiofarmaka untuk deteksi dan penanganan kanker sebagai fokus nuklir medis.
3
Teknologi iradiasi didorong untuk mengawetkan pangan agar memenuhi standar ekspor, lewat fasilitas di Pasar Jumat dan Serpong.
Sumber
Sumber: Keterangan pers Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/8/2026); pernyataan Kepala BRIN Arif Satria di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (6/8/2026).