UNTUK PERTAMA KALI, MURID LAKI-LAKI IKUT DIVAKSIN HPV
MENCEGAH HPV TIPE 6 · 11 · 16 · 18
TARGET INSIDENSI KANKER SERVIKS 2030: 4/100.000
SDN Palmerah 09 Pagi · Vaksinasi HPV
2030Tahun Target
Menuju 4 Kasus Kanker Serviks per 100.000 Penduduk
Di ruang kelas sederhana, tangis kecil murid kelas 5 berubah jadi langkah besar perlindungan — untuk kali pertama, vaksin HPV turut menyasar anak laki-laki.
Sasaran Baru
Kelas 5± 11 Tahun
Murid laki-laki pertama kali disasar vaksin HPV
Lokasi
JakartaBarat
SDN Palmerah 09 Pagi, Selasa 5/8/2026
Target Insidensi
4/100rb/Tahun
Angka kejadian kanker serviks pada 2030
Keamanan Vaksin
AmanTerverifikasi
Kemenkes: tidak menyebabkan kemandulan
Tiga Target Eliminasi Kanker Serviks
90%anak perempuan & laki-laki diimunisasi HPV sebelum usia 15 tahunTarget cakupan imunisasi nasional
75%perempuan usia 30–69 tahun menjalani skrining tes DNA HPVTarget deteksi dini
90%perempuan dengan lesi prakanker/kanker serviks invasif mendapat tata laksanaTarget penanganan lanjutan
Perluasan Sasaran Vaksinasi
Sebelumnya
Khusus Anak Perempuan
Fokus mencegah kanker leher rahim pada perempuan.
Sejak Agustus 2026
Diperluas ke Anak Laki-Laki
Melindungi dari kanker penis, kanker anus & kutil kelamin.
Tipe HPV yang Dicegah Vaksin
TIPE 6
TIPE 11
TIPE 16
TIPE 18
Keempat tipe ini menjadi penyebab utama kutil kelamin serta berbagai kanker terkait HPV pada perempuan maupun laki-laki.
1
Untuk pertama kali, Pemkot Jakarta Barat memberikan vaksin HPV kepada murid laki-laki kelas 5 SDN Palmerah 09 Pagi, memperluas sasaran yang sebelumnya khusus perempuan.
2
Vaksin melindungi dari HPV tipe 6, 11, 16, 18 yang memicu kanker penis, kanker anus, dan kutil kelamin pada laki-laki, selain kanker serviks pada perempuan.
3
Kemenkes membidik tiga target eliminasi kanker serviks — imunisasi 90%, skrining 75%, tata laksana 90% — demi menekan insidensi jadi 4 kasus/100.000 penduduk pada 2030.