Aparat gabungan TNI-Polri masih bersiaga di sepanjang Jalan Tambak hingga Matraman Raya, menyusul bentrokan antarwarga yang menewaskan seorang pria bernama Paskalis (23) pada Minggu (26/7/2026). Meski kondisi Senin pagi berangsur kondusif, penjagaan tetap diperketat hingga situasi benar-benar dipastikan aman.
Personel Gabungan
200 Orang
TNI, Polda Metro, Polres Jakpus, Polsek Menteng
Brimob Bermotor
25 Personel
Lengkap helm, rompi, dan alat pengaman
Kendaraan Taktis
8 Unit
Bus, truk, dan rantis di sepanjang Jalan Tambak
Tersangka Ditetapkan
7 Orang
Dua perkara: perusakan dan pengeroyokan
Formasi Kekuatan Pengamanan
Trot oar
Personel Brimob lengkap helm dan rompi berjaga di sepanjang trotoar Jalan Tambak, didukung 25 personel bermotor yang bersiaga di kawasan tersebut.
Jln Tambak
Delapan kendaraan operasional — bus, truk, dan kendaraan taktis — disiagakan di sejumlah titik sepanjang Jalan Tambak.
Masjid Jami’
Dua unit ambulans serta satu mobil water cannon TNI AD disiagakan di sekitar Masjid Jami’ Matraman sebagai antisipasi eskalasi.
Penjelasan Resmi Kepolisian
“
Sekitar 200 personel gabungan dari TNI, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Menteng.
Iptu Erlyn Sumantri — Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, siaran pers, Senin (27/7/2026)
“
Kejadian ini berawal dari suara kebisingan knalpot, sehingga mengganggu warga lainnya dan ini diteriaki.
Kombes Pol Budi Hermanto — Kabid Humas Polda Metro Jaya, soal pemicu awal bentrokan
Malam yang Mencekam
Sajam & Panah
Sekitar 50 orang massa kembali mendatangi lokasi tengah malam membawa parang dan panah, memaksa masuk namun dihalau aparat.
Geruduk Polsek
Sekelompok massa sempat mendatangi Mapolsek Menteng, meski pihak kepolisian memastikan tak ada penyerangan kantor.
Ban Dibakar
Massa membakar ban bekas di pintu masuk Jalan Tambak saat berupaya menembus barisan pengamanan aparat.
Warga Berjaga
Warga sekitar ikut berjaga semalaman hingga pukul 02.00 WIB karena khawatir bentrokan susulan pecah kembali.
Panah Disita
Polisi berhasil menyita sejumlah panah yang dibawa massa sebelum situasi kembali terkendali menjelang pagi.
Kronologi Peristiwa
10
Minggu, 26 Juli — 10.00 WIB
Cekcok soal knalpot bising di depan gerobak nasi uduk berujung perusakan, memicu bentrokan antarkelompok.
23
Minggu, 26 Juli — 23.30 WIB
Massa kembali mendatangi lokasi membawa senjata tajam, situasi memanas hingga dini hari.
27
Senin, 27 Juli — Pagi
200 personel gabungan disiagakan penuh; aktivitas warga di sekitar Jalan Tambak mulai berangsur normal.
27
Senin, 27 Juli — Malam
Kedua kelompok sepakat berdamai dalam mediasi yang difasilitasi Kapolda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya.
Pihak Terkait
Iptu Erlyn Sumantri · Kasi Humas Polres JakpusKomjen Pol Asep Edi Suheri · Kapolda Metro Jaya
Ica Risanggeni · Ketua RT 08/04 PegangsaanDami Renjaan · Perwakilan Keluarga KorbanPaskalis (23) · Korban Meninggal
1
200 personel gabungan TNI-Polri masih berjaga di Jalan Tambak hingga Matraman Raya untuk mencegah bentrokan susulan pasca insiden Minggu (26/7/2026) yang menewaskan Paskalis (23).
2
Situasi sempat memanas kembali tengah malam saat puluhan massa mendatangi lokasi dengan senjata tajam, namun berhasil dihalau; tujuh orang kini menjadi tersangka dalam dua perkara.
3
Kedua kelompok sepakat berdamai lewat mediasi yang difasilitasi Kapolda Metro Jaya, namun proses hukum terhadap para tersangka tetap dilanjutkan.
Sumber
Sumber: Keterangan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada awak media (26–28/7/2026); Kompas.com, CNN Indonesia, IDN Times, Suara.com, Liputan6.com, RRI.co.id, Tribunnews.com, dan Merdeka.com.