2 Jul 2026 - 15:34 | 130 Views | 0 Suka
Aset Negara Tembus Rp14.600 Triliun, tapi Ekuitas Ikut Menyusut
- Aset negara per 31 Desember 2025 mencapai Rp14.600,98 triliun, naik 6,6% dari Rp13.692,37 triliun pada 2024.
- Kewajiban tumbuh lebih cepat (12,3%) menjadi Rp11.527,29 triliun, sementara ekuitas justru turun 10,2% menjadi Rp3.073,69 triliun.
- Neraca ini ditopang defisit APBN 2025 yang masih terkendali di 2,81% PDB (Rp670,34 triliun), dengan SAL akhir tahun tersisa Rp438,26 triliun sebagai bantalan fiskal.
Neraca Aset Negara 2025 — Infografis
Keuangan Negara & APBN
Jakarta · 2 Jul 2026
Kemenkeu RI · LKPP 2025
ASET NEGARA Rp14.600,98 T / KEWAJIBAN Rp11.527,29 T / EKUITAS Rp3.073,69 T / DEFISIT APBN 2,81% PDB / SAL AKHIR Rp438,26 T /
Neraca Pemerintah Pusat per 31 Desember 2025
Rp14.600,98 Ttotal aset negara
Kewajiban · 79%
Rp11.527,29 T
Ekuitas · 21%
Rp3.073,69 T
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan aset negara tumbuh 6,6% sepanjang 2025, namun pertumbuhan itu lebih banyak ditopang kewajiban yang naik lebih cepat ketimbang kekayaan bersih negara.
Pertumbuhan Aset
+6,6%
+Rp908,62 T dari 2024
Pertumbuhan Kewajiban
+12,3%
+Rp1.258,27 T dari 2024
Perubahan Ekuitas
−10,2%
−Rp349,65 T dari 2024
Rasio Kewajiban/Aset
78,9%
Porsi aset dibiayai kewajiban
Anatomi APBN 2025
Belanja negaraRp3.435,46 T
Pendapatan negaraRp2.765,13 T
Defisit (2,81% PDB)Rp670,34 T
Alur Saldo Anggaran Lebih
1
SAL awal 2025 — Rp457,54 T
Posisi saldo anggaran lebih pada awal tahun sebagai bantalan fiskal.
2
Dipakai untuk APBN — Rp93,15 T
Digunakan mendukung pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2025.
3
SiLPA — Rp72,40 T
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran turut diperhitungkan dalam saldo akhir tahun.
4
SAL akhir 2025 — Rp438,26 T
Saldo penutup tahun, tetap dijaga sebagai penyangga fiskal menghadapi ketidakpastian.
Pernyataan Resmi
Kewajiban sebesar Rp11.527 triliun, dan ekuitas sebesar Rp3.073 triliun.
Purbaya Yudhi Sadewa — Menteri Keuangan RI
Fragmentasi perdagangan dan eskalasi tensi geopolitik tidak hanya mengganggu logistik.
Purbaya Yudhi Sadewa — dalam laporan pertanggungjawaban APBN 2025
Sumber Data & Riset
Rapat Paripurna DPR RI ke-23 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 (2 Jul 2026) · Kementerian Keuangan RI · CNBC Indonesia · Kompas.com · Liputan6.com · Kajian Akuntansi Sektor Publik — Analisis Ekuitas Pemerintah Pusat
BULETIN KEUANGAN NEGARA
Update 2 Jul 2026
Halaman : 1 2 3